Peran Garda Metal dalam Suksesnya Pendidikan Media di Jawa Timur

Mojokerto,FSPMI – Dewan Pimpinan Wilayah FSPMI Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan berupa Pendidikan dan Pelatihan Tim Media Perdjoeangan (MP) ) di kantor Konsulat Cabang FSPMI Mojokerto, Desa Sambong, Kecamatan Ngoro. (Jum’at 04/012/2020)

Dalam pelatihan yang di gelar selama tiga hari itu, Koordinator Daerah Garda Metal Mojokerto Hasan Bisri yang daerahnya berketempatan acara, mengintruksikan kepada seluruh anggota garda metal Mojokerto untuk bisa ikut andil menjaga dan mensukseskan pelatihan Media Perdjoeangan tersebut.

Seperti yang sudah di jelaskan oleh pria yang biasa di panggil sinyo ini. Garda metal Mojokerto masing-masing diberikan tugas sebagaimana yang sudah dibagikan. Tugasnya dari mulai pengamanan, penataan peralatan, pengawalan dan pembersihan area.

Pria bertubuh besar dan tinggi ini juga ikut langsung mengawal, bahkan dua hari dua malam, mengikuti setiap acara. Selain menjaga lingkungan di sekitar kantor konsulat cabang FSPMI Mojokerto tetap aman dan kondusif, ia juga menjadi driver dalam beberapa kesempatan.

Pada Sabtu, hari ke dua pelatihan, memperhatikan banyaknya peserta dan dibutuhkan banyak bantuan, lagi-lagi ia mengintruksikan anggota garda metal untuk terjun langsung ke lokasi kegiatan untuk ikut membantu panitia dan menjaga ke amanan di sekitar lokasi. Kalau saat itu dipusatkan di lokasi cagar budaya yaitu candi Jedong, yang merupakan bangunan gapura peninggalan era jaman Majapahit.

Walau badan terasa lelah dan mengantuk. Seluruh anggota Garda Metal tetap menjalankan tugas dengan baik. Salah satu anggota Garda Metal yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, “Banyaknya kegiatan dalam pendidikan, memang cukup menguras tenaga. Lelah dan mengantuk sih, apalagi semalam berjaga. Namun melihat antusiasme dan semangat para peserta, kita jadi termotivasi.” Ujarnya saat diwawancarai.

Ia juga menambahkan, jika kebutuhan anggota Garda Metal yang ikut bertugas sangat diperhatikan oleh panitia. Sehingga dengan susunan kegiatan yang rapi, pembagian tugas yang jelas dan akomodasi yang terjamin, semua dapat berjalan lancar tanpa ada kendala.

Menyaksikan dari dekat pendidikan Media, ia merasa senang dan bersemangat. Selain acaranya di tempatkan di Mojokerto, sebagai bagian dari organisasi, ia merasa bangga dengan berkembangnya organisasi dan munculnya para kader yang cerdas dan militan. Ia menilai pendidikan media ini akan menguatkan organisasi untuk lebih baik lagi sebagaimana inti dan tujuan kegiatan tersebut.

(m idris Afandi _ garda metal Mojokerto)

Rakerwil Media Perdjoeangan Jawa Timur

Sidoarjo, FSPMI – Pasca Rakernas Media Perdjoeangan di Cisarua Bogor pada pertengahan November lalu, Media Perdjoeangan Nasional mendorong agar di daerah bisa melakukan hal serupa sehingga pilar organisasi FSPMI ini dapat terorganisir dengan rapi dan efektif.

Dengan Rapat kerja wilayah ini diharapkan daerah bisa memaksimalkan kontribusinya dalam mendokumentasikan dan mengabarkan setiap kegiatan organisasi dan sosial kepada masyarakat.

Bila di perhatikan dengan seksama fungsi dan peran Media Perdjoeangan yang sangat menunjang pada setiap pergerakan buruh.

Apa yang menjadi fokus perjuangan tidak cukup disampaikan hanya melalui mimbar orasi dan demontrasi,tuntutan tuntutan aksi bisa disampaikan dan dikemas secara menarik melalui berbagai media baik itu artikel di website,poster,meme,infografis dan sebagainya,bila melihat dalam beberapa tahun terakhir ini maka juga diperlukan kepekaan organisasi terhadap perkembangan teknologi digital untuk menyampaikan suara suara pergerakan .

Ketua Media Perdjoeangan Nasional Iwan Budi Santoso yang hadir sebagai Narasumber menjelaskan bagaimana sejarah terbentuknya Media Perdjoeangan, Rancangan Peraturan Organisasi Media Perdjoeangan, serta pembagian divisi Media Perdjoeangan.

Oleh karenanya, pada hari Rabu (30/11/2016), Media Perdjoeangan Jawa Timur juga membentuk divisi divisi untuk mempertegas tugas masing-masing personel Media Perdjoeangan, jangan sampai satu personel multi divisi karena pasti akan ada kendala kendala yang muncul di kemudian hari saat melakukan peliputan, yang berdampak tidak bisa mengirimkan berita atau informasi dengan baik dan benar.

Agenda kegiatan ini berlangsung di Kantor PC SPL FSPMI Kabupaten Sidoarjo, dimulai pukul 09.00 – 18.00 wib. Meski sederhana namun dari rangkaian acara bisa dirasakan semangat para peserta Rakerwil ini untuk bisa memulai langkah baru Media Perdjoeangan dalam mendampingi langkah juang FSPMI .

Seusai acara ini,kembali Iwan Budi Santoso menyatakan pandangannya atas suksesnya acara ini ” dari Rakerwil ini terbentuk sebuah tim solid yang saling melengkapi, menarik memang ketika sekelompok anak muda dengan masing-masing keahlian bersatu dan mempunyai tujuan yang sama dan luar biasanya semua berjalan dengan baik bahkan mereka bersemangat. Saat bicara sebuah program kerja pun mereka banyak mengajukan diri bahwa mereka sanggup melakukan itu, bukankah itu hal yang luar biasa? Maka tinggal di butuhkan sebuah kesabaran dan ketekunan untuk bisa lebih menyatu lagi baik secara komunikasi maupun secara kinerja dan saya yakin untuk hal itu.”

Dengan saling memahami kelebihan dan kekurangan masing masing personel diharapkan bisa saling melengkapi dan menguatkan.

Sukses selalu Media Perdjoeangan Jawa Timur. (*)