Konsolidasi Anggota Menjelang Unjuk Rasa Nasional

Karawang, FSPMI – Setelah mendapat intruksi dari DPP FSPMI tentang Mogok Nasional yang akan di Agendakan pada 06 – 10 Desember 2021, PUK SPAMK FSPMI PT. Atsumitec Indonesia mengadakan Konsolidasi Akbar Anggota pada hari Jumat lalu.

Bertempat di depan Sekretariat PUK SPAMK FSPMI PT. Atsumitec Indonesia, seluruh anggota yang kerja di shift 1 di arahkan untuk berkumpul di lokasi yang sudah di siapkan oleh Kawan kawan Garda Metal PUK, meski berkumpul namun tetap menjalankan 3M sesuai Protokol Kesehatan, acara tersebut di hadiri kurang lebih oleh 250 Anggota PUK Atsumitec. Acara di mulai dari Pukul 16.45 Wib Sampai dengan Pkl 17.15 Wib

Setelah menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya lalu di lanjut dengan Lagu Mars FSPMI yang di nyanyikan bersama seluruh peserta Konsolidasi, Acara berjalan tertib meski semua peserta hanya berdiri namun tidak sedikitpun mengurangi Semangat Kawan –
kawan anggota untuk tetap mengikuti acara tersebut.

Kemudian di lanjutkan oleh Marupi Selaku Sekretaris PUK SPAMK FSPMI PT. Atsumitec Indonesia, untuk memberikan arahan serta Inti utama tentang Konsolidasi, dalam semangatnya beliau berkata “Hampir 6 bulan lebih kita tidak pernah berkonsolidasi karna situasi Covid dan PPKM yang harus kita patuhi, namun sekarang setelah Level PPKM turun akhirnya kita bisa melaksanakannya kembali, Kawan – kawan Anggota harus mempersiapkan diri, karena minggu depan tepatnya di tanggal 06-10 Desember 2022, Kita akan melaksanakan Aksi Mogok Kerja atau Aksi Unjuk Rasa Nasional sesuai instruksi dari DPP FSPMI”,jelasnya

Aksi ini tidak hanya di ikuti oleh FSPMI saja, semua Serikat yang ada di Indonesia melakukan Aksi serempak dalam Aksi Nasional ini, “Mendadak Namun ini sudah di rencanakan, semua ini adalah bentuk kekecewaan Para Pekerja setelah mendapati Kenaikan Upah di tahun 2022 banyak yang tidak mengalami kenaikan, padahal Undang – Undang Cipta Kerja Nomot 11 Tahun 2020 sudah di nyatakan Inkonstitusional dan Cacat Formil secara Hukum, namun beberapa Pemimpin Daerah tetap menjalankan Peraturan Kenaikan upah berdasarkan Peraturan Permerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021, hasil dari turunan UU Cipta Kerja tentang Klaster Ketenagakerjaan, Sulit memang yang harus di hadapi Kaum Pekerja Saat ini, Namun yakinlah bahwa dengan berjuang bersama Kita yakin semua bisa Membalikan Keadaan yang ada, La Tahzan Innallaha Ma’ana.” Tutur Marupi.

Setelah beberapa penjelasan dari bung marupi, Kemudian Agenda selanjutnya yaitu Jumat bersih, semua peserta dengan penuh semangat melaksanakan bersih bersih ke seluruh area Perusahaan hanya butuh 15 menit untuk menyisir kesetiap area yang kotor karena peserta lumayan banyak. Setelah selesai Jumsih, Pukul 17.30 Wib seluruh peserta Di persilahkan pulang kerumahnya masing-masing.
(ryndut).

MUSNIK IV PUK SPAMK FSPMI PT. Showa Denko Materials Indonesia : TIDAK ADA KESEJAHTERAAN YANG DI DAPAT DENGAN CUMA – CUMA

Karawang – PUK SPAMK FSPMI PT. Showa Denko Materials Indonesia menggelar Musyawarah Unik Kerja (MUSNIK) yang Ke IV dengan Tema “Tidak ada Kesejahteraan yang di dapat dengan cuma – cuma”, Yang bertempat di Ballroom Hotel Akshaya Telukjambe Karawang. Sabtu, (27/11/21).

Peserta yang hadir berjumlah 52 orang, Yang terdiri dari pengurus dan anggota PUK SPAMK FSPMI PT. Showa Denko Materials Indonesia, Perwakilan dari Pimpinan Cabang SPAMK FSPMI Karawang dan tamu undangan.

Bu

Acara di mulai Pukul 09.30 Wib dan Kusnita yang hari ini bertugas menjadi pembawa acara. Acarapun di awali dengan lantunan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Hadydumazid dan di lanjutkan dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars FSPMI yang di pimpin oleh Supriyadi.

Lalu di lanjutkan dengan sambutan dari Heri Mulyono selaku Ketua PUK SPAMK FSPMI PT. Showa Denko Materials Indonesia. “Semoga dapat menghasilkan Ketua dan Pengurus yang baik amanah dan berkompeten dan berpengalaman, Karena perjuangan ke depan akan semakin sulit dengan banyaknya aturan dari pemerintah yang di rasa sangat membatasi ruang gerak buruh”, tegasnya.

Lalu sambutan dari Zulfakhri selaku perwakilan dari perusahaan dan di akhiri dengan sambutan dari Dani Romadona selaku perwakilan dari PC SPAMK FSPMI Karawang sekaligus membuka MUSNIK IV PUK SPAMK FSPMI PT. Showa Denko Materials Indonesia.

Dan acara selanjutnya yang sudah terjadwal adalah Sidang – sidang yang berisi tentang pelaporan pertanggung jawaban kepengurusan PUK SPAMK FSPMI PT. Showa Denko Materials Indonesia lalu pemilihan Ketua baru dan Program – program kerja kepengurusan selanjutnya.

Pelatihan Water Rescue dan Penanganan Bencana PUK SPL FSPMI PT. Bekaert Indonesia

Karawang – Menyambut musim penghujan yang biasanya di daerah Kabupaten Karawang sebagian besar tergenang banjir maka PUK SPL FSPMI PT. Bekaert Indonesia dengan manajemen PT. Bekaert Indonesia lewat P2K3 mengadakan pelatihan water rescue dan pelatihan tanggap bencana yang di adakan pada tanggal 24 – 25 November 2021. Kamis, (25/11/21)

Bertempat di Rumah Makan Haji Maman Pelatihan tanggap bencana di mulai dan di buka oleh Mr. Abdul Wakhid Manajer Plant Bekaert Wire Indonesia selaku Ketua ERT P2K3 PT. Bekaert Indonesia dan di hadiri 20 peserta.

Untuk teori peserta dilaksanakan selama sehari penuh untuk mentor sendiri langsung di datangkan dari ahlinya yaitu SAR SAGARA Kabupaten Karawang yang sudah sangat berpengalaman dalam penanganan tanggap bencana, peserta pun sangat antusias menerima materi selama sehari penuh.

Pada hari ke duanya yaitu hari Kamis tanggal 25 November 2021 para peserta di bekali praktek water rescue yang di laksanakan di Situ Cipule, Ciampel Karawang dengan praktek tersebut harapannya semua peserta dapat mengimplementasikanya di saat di butuhkan mengingat sebentar lagi musim hujan dan di kabupaten Karawang ada sebagian daerah yang menjadi langganan banjir dan banyak karyawan atau pun anggota PUK SPL FSPMI PT. Bekaert Indonesia yang terdampak banjir tersebut .(AF)

Menang 2 – 0 di Pengadilan, Gugatan UMSK Karawang Tahun 2020 di Gugat Banding di Menangkan oleh Buruh Karawang

Bandung, KPonline – Rengga Pria Hutama, S.H, Husaeri, S.H, Fadjar Setiawan, S.H bersama Rekan lain nya hari ini (25/11) sudah tunai bakti di gedung Pengadilan Tata Usaha (PTUN) Bandung untuk mengambil Hasil Putusan Banding Nomor : 221/B/2021/PT.PTUN.JKT pada tanggal 8 November 2021 terkait UMSK Karawang Tahun 2020 yang di Gugat oleh 1. Perkumpulan Pengusaha Rokok, Tembakau, Makanan dan Minuman Karawang (PPRTMM Karawang), 2. Perkumpulan Pengusaha Sektor Industri Plastik Karawang (PPSIPK), 3. Perkumpulan Pengusaha Sektor Kimia (PPSK), 4. Perkumpulan Pengusaha Sektor Industri Komponen Otomotif (PPSIKO), 5. Perkumpulan Pengusaha Elektronik dan Komponen Karawang (PERPEKA). Kamis, (25/11/21).

Hasil dari isi Putusan tersebut yang menimbang bahwa setelah Majelis Hakim di Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta selanjutnya menjadi Majelis Hakim Banding mempelajari dengan seksama putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Bandung, Nomor ; 8/G/2021/PTUN-BDG tanggal 21 Juni 2021 beserta seluruh berkas perkara yang di mohonkan banding a quo dalam bundel A dan Bundel B, telah pula mempertimbangkan memori banding dan kontra memori banding.

Majelis Hakim Banding menyatakan sependapat dengan pertimbangan hukum dan Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Bandung yang menerima esepsi mengenai kepentingan penggugat yang di ajukan oleh tergugat II Intervensi dan tergugat II Intervensi 1 dan dalam pokok sengketa menyatakan gugatan para penggugat “Tidak di Terima” atau Niet Ontvankelijk Verklaard.

Selanjutnya, menimbang mengenai keberatan keberatan para pembanding / para penggugat yang termuat dalam memori bandingnya, menurut Hakim Banding tidak terdapat hal – hal baru yang dapat melemahkan Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Bandung yang dimohonkan banding tersebut, sehingga memori banding tersebut patut untuk di kesampingkan.

Di dalam putusan tersebut juga menimbang bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut di atas, maka pertimbangan hukum Pengadilan Tata Usaha Negara Bandung Nomor ; 8/G/2021/PTUN-BDG tanggal 21 Juni 2021 sudah tepat dan benar oleh karena itu pertimbangan tersebut di ambil alih oleh Majelis Hakim Banding sebagai pertimbangan hukumnya dalam memutus sengketa di tingkat banding.

Berkaitan dengan hal tersebut Putusan ini sudah Inkracht yang menjadikan Menang telak 2 – 0 bagi Buruh Karawang terkait Gugatan UMSK Karawang Tahun 2020 yang Banding ke PTUN Jakarta.

Berkaitan dengan hal tersebut juga yang menjadi tergugat seperti Gubernur Jawa Barat Dr. H. Mochamad Ridwan Kamil, S.T., M.U.D., Pimpinan Daerah Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang dan Kulit Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP TSK SPSI), Dewan Pimpinan Daerah Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPD FSP LEM SPSI) Provinsi Jawa barat, Pimpinan Daerah Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PD FSP KEP SPSI) Provinsi Jawa barat, Pimpinan Daerah Federasi Serikat Pekerja Rokok, Tembakau, Makanan dan Minuman Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PD FSP RTMM SPSI) Provinsi Jawa barat, Serikat Pekerja Aneka Industri Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPAI FSPMI), Serikat Pekerja Automotif, Mesin dan Komponen Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPAI FSPMI) ucap Syukur Alhamdulillah perkara terkait gugatan UMSK Karawang Tahun 2020 telah selesai.

Dengan adanya putusan tersebut semua Buruh Karawang ucap syukur Alhamdulillah dan mengucapkan terimakasih kepada yang menjadi kuasa hukum terkait perkara gugatan UMSK Karawang Tahun 2020 ini khususnya Rengga Pria Hutama, S.H dan Kawan Kawan pengacara lainnya. (Hsn)

Sepahaman Buruh Karawang Dengan Bupati, Upah Karawang Tetap Juara

Karawang – Aksi Unjuk Rasa Buruh Koalisi Buruh Pangkal Perdjoeangan (KBPP) Karawang di depan Gerbang Pemda Karawang berlangsung Hingga tengah malam. Buruh Karawang tetap bertahan di gerbang kantor bupati yang sempat meradang dan memanas. Rabu, (24/11/21).

Buruh Karawang seperti FSPMI, FSP KEP SPSI, FSP TSK SPSI, FSP LEM SPSI, FSP RTMM SPSI, FSPEK KASBI, K-SARBUMUSI yang menuntut kepada kepala Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang yaitu Bupati Kabupaten Karawang Teh Cellica Nurrachadiana sebagai berikut ;

Pertama, meminta kepada bupati untuk menetapkan Upah Kelompok Usaha (UKU) tahun 2021 sebelum tanggal 25 November 2021.

Kedua, naikkan UMK tahun 2022 sebesar minimal 15 %.

Ketiga, batalkan UU Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Selanjutnya, tuntutan yang di sampaikan oleh KBPP akhirnya Bupati memutuskan untuk ada pertemuan berunding untuk UMK tahun 2022 dengan Ketua masing masing Federasi, Termasuk dari FSPMI Kabupaten Karawang Asmat Serum, S.H bersama Ketua PC SPA FSPMI Kabupaten Karawang.

Pertemuan tersebut di mulai Pkl 19.30 Wib sampai dengan selesai. Hasil pertemuan tersebut di sampaikan oleh Ketua PC FSP LEM SPSI H. Abas Purnama S. E yang di dampingi semua Ketua Federasi di atas Mobil Komando kurang Lebih Pkl 00. 20 Wib.

“Perundingan tadi lumayan cukup alot untuk mengeluarkan angka nominal untuk Rekomendasi UMK tahun 2022, Keinginan kita tetap tinggi sehingga ada selisih sangat jauh, Bupati belum bisa memenuhi keinginan Kita dan tidak bisa memutuskan angka yang tinggi. Kita sudah kelelahan dan waktu sudah malam maka kami putuskan dengan Bupati untuk melanjutkan besok siang Pkl 13.00 Wib di Pemda”, Terangnya Abas

Kurang lebih 2 jam lamanya Pertemuan antara Ketua Federasi yang tergabung dalam Koalisi Buruh Pangkal Perdjoeangan (KBPP) dengan Bupati Karawang yang akhirnya ada kesepakatan dan kesepahaman.

“Yang pertama untuk UMK tahun 2022 tetap ada kenaikan dan yang Kedua untuk UMK 2022 Karawang tetap Juara, tinggal menunggu besok siang memutuskan Angka nominalnya untuk di rekomendasikan ke Disnakerprov”, Tambahnya

Perundingan di lanjutkan besok siang Pkl 13.00 Wib di Pemda Karawang dengan Bupati yang akan siap hadir dalam penentuan Nominal UMK tahun 2022, Kita kawal bersama sama untuk Upah Karawang Tahun 2022 tetap juara. (Hsn)