PUK SPL FSPMI PT. Chunpao Steel Indonesia Bersama PC SPL FSPMI Kabupaten Karawang Gelar Diskusi Proker dan Serah Terima SK PUK Periode 2021 – 2025

 

Karawang, FSPMI – Setelah diadakan Musyawarah Unit Kerja (Musnik) IV PUK SPL FSPMI PT. Chunpao Steel Indonesia pada tanggal 20 November 2021 yang lalu, maka pada hari Sab’tu (4/12) PUK SPL FSPMI PT. Chunpao Steel Indonesia menggelar kegiatan diskusi program kerja dan serah terima SK PUK SPL FSPMI PT. Chunpao Steel Indonesia Periode 2021 – 2025.

 

Yang hadir dari perangkat PC SPL FSPMI Kabupaten Karawang yang di wakilkan oleh Sekretaris Fadjar Setiawan, Winara bersama seluruh perangkat PUK SPL FSPMI PT. Chunpao Steel Indonesia.

Acara berlangsung di Lantai II Kantor Sekretariat Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (KC FSPMI) Kabupaten Karawang Pkl 11.00 Wib sampai dengan selesai.

 

Adapun susunan pengurus dalam Surat Keputusan (SK) Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Logam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPL – FSPMI) PT. Chunpao Steel Indonesia periode Tahun 2021-2025 dalam sebagai berikut :

 

1. Ketua : Yogi Hardyansyah

2. Wakil Ketua I : Kurniawan

3. Wakil Ketua II : Umar

4. Wakil Ketua III : Syuryadi

5. Wakil Ketua IV : Asep Sopian

6. Sekretaris : Eko Saba

7. Wakil Sekretaris I : Rokhmat Hidayat

8. Wakil Sekretaris II : Triyono

9. Wakil Sekretaris III : Edi Hasan Wirasa

10. Wakil Sekretaris IV : Dadang Trisno

11. Bendahara : Jajang Supriyatna

Sebelum serah terima SK PUK SPL FSPMI PT. Chunpao Steel Indonesia dari PC SPL FSPMI Kabupaten Karawang, Semua Pengurus mendapatkan arahan dan motivasi dari para Perangkat PC SPL FSPMI Kabupaten Karawang yang hadir Khususnya dari Sekretaris Fadjar Setiawan, bahkan mendapatkan Penjelasan membuat Program Kerja sebelum di buat selama 4 tahun ke depan yang akan di lakukan oleh Pengurus PUK per bidangnya.

 

Setelah pembahasan Program Kerja di lanjutkan dengan Foto Bersama dan Penyerahan SK PUK SPL FSPMI PT. Chunpao Steel Indonesia dari Fadjar Setiawan selaku Sekretaris PC SPL FSPMI Kabupaten Karawang. (Hsn)

FSPMI Karawang Siap Banjiri DKI Jakarta

 

Karawang, FSPMI – Ribuan buruh dari Kabupaten Karawang siap akan banjiri DKI Jakarta bersama sejumlah serikat pekerja yang sama menggelar aksi unjuk rasa secara nasional untuk menyampaikan tuntutan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) minimal 10 persen di depan Istana Negara. Selasa, (7/12/21).

Unjuk rasa secara nasional ini dari berbagai Federasi akan tumpah ruah di jalan sepanjang Istana Negara dan juga akan banjiri oleh buruh di Gedung MK dan Balai Kota Jakarta.

 

Menurut Ketua KC FSPMI Kabupaten Karawang yang di dampingi oleh Ketua PC SPA FSPMI Kabupaten Karawang, Peserta Aksi dari FSPMI Karawang yang siap mengikuti Unjuk Rasa Nasional ini di Istana Negara sekitar 2 ribu orang.

“Besok buruh Karawang akan merapat mulai Pkl 08.00 Wib ke Istana Negara DKI Jakarta, Sekitar 2 ribu FSPMI Kabupaten Karawang akan turun ke jalan”, jelasnya Asmat.

Lebih lanjut, Asmat Serum, S.H menjelaskan terkait tuntutan dari para buruh yaitu pencabutan Surat Keputusan (SK) Penetapan Upah Minimum Kabupaten Karawang yang tidak ada kenaikan sama sekali yang akan di sampaikan kepada penghuni Istana negara dan mengambil kebijakan penuh untuk membatalkan SK UMK Tahun 2022.

 

Selain itu, Aksi unjuk rasa secara nasional juga menuntut dan mendesak Presiden Joko Widodo untuk mengeluarkan diskresi dengan membuat Keputusan Presiden (Kepres) untuk membatalkan SK Gubernur dan menaikkan upah 10-15 persen.

Berdasarkan formula dari Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021, melihat kenaikan UMP di DKI Jakarta tahun 2022 hanya sebesar Rp37.749 atau 0,85 persen menjadi Rp4.453.935 per bulan, sedangkan di Karawang sendiri bersama 7 kota atau kabupaten lainnya tidak ada kenaikan karena ada PP Nomor 36 tahun 2021 ini.

Asmat Serum menambahkan bahwa menilai besaran kenaikan UMP tersebut bahkan Karawang sendiri tidak ada kenaikan, ini semua belum efektif untuk memulihkan pertumbuhan ekonomi lewat daya beli khususnya dari kaum buruh. (Hsn)

Asmat Serum, S.H Geram Upah Karawang Tidak Naik, FSPMI Karawang All Out Akan Banjiri Gedung Sate

Karawang, FSPMI – Besaran nilai upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2022 di Provinsi Jawa Barat (Jabar) sudah ditetapkan Gubernur Ridwan Kamil pada Selasa (30/11) malam.

Penetapan tersebut melalui Keputusan Gubernur Jabar Nomor : 561/Kep.732-Kesra/2021 tanggal 30 November 2021 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Daerah Provinsi Jabar Tahun 2022.

Untuk UMK di wilayah Kabupaten Karawang tetap tidak ada kenaikan, yakni sebesar Rp. 4.798.312,00 sama dengan tahun 2021. Nilai itu menggeser peringkat UMK Karawang ke posisi kedua UMK terbesar disalip oleh Kota Bekasi yang selama tiga tahun berturut-turut atau 2019-2021 yang tertinggi di Jawa Barat.

Menanggapi hal itu, Ketua Konsulat Cabang (KC) FSPMI Kabupaten Karawang Asmat Serum, S.H yang membawahi para Ketua Pimpinan Cabang SPAMK, SPEE, SPL dan SPAI FSPMI Kabupaten Karawang mengatakan geram upah Karawang tidak naik, maka dari itu FSPMI Karawang akan All Out turun ke jalan banjiri Gedung Sate, buruh Karawang merasa kecewa sekali kepada keputusan Ridwan Kamil sebagai Gubernur Jawa Barat yang sudah berjilid jilid Aksi di depan Gedung Sate.

Melihat dari rekomendasi Bupati Karawang sebesar 7,68 persen yang di bawa oleh Depekab Kabupaten Karawang yang penuh percaya diri namun, ditolak mentah mentah oleh Gubernur Jawa Barat. Asmat Serum, S.H menegaskan, akan melakukan aksi besar-besaran dan melakukan gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) atas surat keputusan (SK) yang dikeluarkan Gubernur Jawa Barat soal UMK tahun 2022.

“Kami FSPMI Karawang sangat kecewa, kami kawal rekomendasi Kabupaten Karawang sebesar 7,68 persen kenaikan UMK Karawang Tahun 2022 namun di gagalkan oleh Gubernur, Kami FSPMI Karawang akan menggugat atas keputusan Surat Keputusan (SK) yang jelas jelas tidak pro kepada rakyat khususnya Kaum Buruh Jawa Barat, Kami akan datangi lagi gedung sate jauh lebih banyak lagi dari masa sebelumnya”, tegasnya Asmat

Karena dalam penentuan UMK tahun 2022 oleh gubernur berdasarkan PP 36 Tahun 2021 sedangkan Mahkamah Konstutitusi (MK) sendiri mengeluarkan keputusan UU Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja Inskontitusional Bersyarat. Sedangkan PP 36 tahun 2021 merupakan turunan dari UU Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

“SK tersebut melanggar. Inskonstutional keputusan MK itu. Karena MK memutuskan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat secara bersyarat sepanjang tidak dilakukan perbaikan dalam waktu 2 tahun sejak putusan diucapkan”, jelasnya Asmat

Dia menambahkan bersama seluruh Ketua pimpinan cabang FSPMI Kabupaten Karawang sepakat akan melaksanakan aksi pada 9 dan 10 Desember 2021 di gedung sate Bandung dan Ketua DPW FSPMI Jawa Barat sudah mengeluarkan Instruksi Aksi.

“Ini bentuk kekecewaan kami, DPW FSPMI Jawa Barat sudah mengeluarkan Instruksi Aksi pada tanggal 9 dan 10 Desember 2021 Kami bersama Ketua PC SPA FSPMI Karawang sudah sepakat akan turun ke jalan untuk Kepung Gedung sate”, tambahnya. (Hsn)

Jelang Aksi Nasional 8 Desember 2021, KC FSPMI Karawang Gelar Rapat Teknis Lapangan

Karawang, FSPMI – Konsulat Cabang (KC) FSPMI Kabupaten Karawang yang di Pimpin oleh Asmat Serum, S.H menggelar Rapat Teknis Lapangan Aksi Tanggal 8, 9 dan 10 Desember 2021 di Sekretariat KC FSPMI Kabupaten Karawang. Senin, (6/12/21).

Rapat Teknis Lapangan ini untuk Aksi tanggal 8 di Jakarta dan tanggal 9 dan 10 di Bandung. Rapat Teknis Lapangan Aksi ini di mulai Pkl 13.45 Wib Sampai dengan selesai yang di hadiri oleh Ketua KC FSPMI Kabupaten Karawang Asmat Serum, S.H sekaligus Ketua PC SPAMK FSPMI Kabupaten Karawang, Bendahara KC FSPMI Kabupaten Karawang Ranto Afriyanto sekaligus Ketua Umum PP SPAMK FSPMI, Ketua PC SPEE FSPMI Kabupaten Karawang Doni Subiyantoro, S.T, M.M, Ketua PC SPL FSPMI Kabupaten Karawang Dedi Heryadi, Sekretaris PC SPAMK Kabupaten Karawang Dani Romadona, Sekretaris PC SPAI FSPMI Kabupaten Karawang Andri Wibowo, Korda Garda Metal FSPMI Kabupaten Karawang Dani Supardika, Kordinator Peliputan Media Perdjoeangan Kabupaten Karawang Hasan, S.Pd.I, Perwakilan Jamkeswatch FSPMI Kabupaten Karawang Imanudin Yanuar (Boim) beserta perangkat lainnya dari PC SPA FSPMI Kabupaten Karawang.

Rapat Teknis Lapangan Aksi 8, 9 dan 10 Desember 2021 ini di buka oleh Staf KC FSPMI Kabupaten Karawang Dadan Hendar dan selanjutnya langsung penjelasan dan Pemaparan Teknis Lapangan dari Ketua KC FSPMI Kabupaten Karawang.

Asmat Serum, S.H menyampaikan hasil Rapat DPW FSPMI Jawa Barat pada hari Kamis (2/12) yang di selenggarakan di KC FSPMI Purwakarta, bahwa “Untuk Rencana langkah di DPW FSPMI Jawa Barat ada dua langkah, yang pertama langkah Non Litigasi dan Yang Kedua Litigasi, Untuk Non Litigasi Aksi di Wilayah Jawa barat khususnya di Gedung Sate pada tanggal 9 dan 10 Desember 2021 sedangkan untuk Aksi Nasional pada tanggal 8 Desember 2021 Aksi Ke Istana Negara untuk titik Kumpul di Patung Kuda peserta Aksi dari Jawa Barat dari Bogor, Purwakarta, Bekasi, Depok, Karawang, Cianjur, Subang, Cirebon dan Bandung Raya sebanyak 27 Ribu Serikat Pekerja Anggota FSPMI akan turun ke jalan, sedangkan untuk Karawang Sendiri di minta untuk menurunkan masa aksi nya sebanyak 2000 peserta aksi dan kami harap semua PC SPA FSPMI Kabupaten Karawang bisa memenuhi Intruksi itu dengan pembagian 900 dari 3 PC SPA FSPMI Kabupaten Karawang sisa nya dari PC SPAMK FSPMI Kabupaten Karawang di tambah Garda metal di luar peserta aksi”, jelasnya

Asmat menambahkan, untuk langkah Litigasi yang akan bergerak dari Advokasi DPW FSPMI Jawa Barat oleh Rengga Pria Hutama, S.H dan Suryadi, S.H untuk membuka dan membentuk Team khusus untuk menggugat SK UMK Tahun 2021 Gubernur Jawa Barat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) sambil melakukan Aksi aksi yang di dampingi satu orang dari Advokasi KC FSPMI yang ada di daerah Jawa Barat.

Ketua Pimpinan Cabang SPEE FSPMI Kabupaten Karawang, Doni Subiyantoro, ST. MM, menyampaikan bahwa Anggota nya akan turun lebih maksimal pada hari Rabu tanggal 08 Desember 2021

Senada dengan Ketua PC SPL FSPMI Kabupaten Karawang Dedi Heryadi menyampaikan bahwa Akan mengirimkan Masa Peserta Aksi 2 Bis, Satu Bis PUK SPL FSPMI PT. Bekaert Indonesia dan Satu Bis lagi dari PC SPL FSPMI Kabupaten Karawang untuk Gabungan PUK – PUK SPL FSPMI Kabupaten Karawang yang anggota di bawah 200.

Senada dengan itu, Sekretaris Pimpinan Cabang SPAMK FSPMI Kabupaten Karawang yang mewakili Ketua PC SPAMK FSPMI Kabupaten Karawang secara bersamaan Sekaligus Ketua KC FSPMI Kabupaten Karawang, besok hari Selasa (07/12) akan mengadakan Konsolidasi PUK SPAMK FSPMI Sekabupaten Karawang untuk lebih Maksimal mengirimkan Masa Aksi nya dengan Target lebih dari 1000 anggota.

Dari Kordinator Daerah Garda Metal Karawang Dani Supardika menyampaikan untuk Aksi Nasional pada hari Rabu (8/12) nanti akan mengirimkan juga pasukan Garda Metal Karawang lebih Maksimal lagi dengan Jumlah 100 Anggota Garda Metal Karawang yang ada di Karawang, di luar Masa Aksi dari Anggota SPA FSPMI.

Ketua KC FSPMI Kabupaten Karawang Asmat Serum, S.H bersama dengan Ketua PC SPA FSPMI Kabupaten Karawang dan Kordinator Daerah Garda Metal Karawang dalam Video Pendek Seruan Aksi Nasional sekaligus menutup Rapat Teknis Lapangan Aksi tanggal 8, 9 dan 10 Desember 2021 yang mengajak semua anggota Serikat Pekerja Anggota FSPMI di Kabupaten untuk All Out pada tanggal 8, 9 dan 10 Desember 2021 dalam berjuang terkait Upah Minimum Kabupaten Ini, apapun resikonya kita hadapi bersama sama. (Hsn)

PT. Haleyora Powerindo Pusat Adakan Pertemuan dengan Para Pimpinan Serikat Pekerja PT. Haleyora Powerindo

Karawang, FSPMI – PT. Haleyora Powerindo (HPI) adalah anak Perusahaan PT. Haleyora Power (PLN Group) merupakan Perusahaan alih daya yang bergerak di bidang Pengamanan, Industrial Cleaning, Building Management, Layanan Operasi dan Pemeliharaan (Ophar) pada jaringan transmisi tegangan menengah, tegangan rendah dan jaringan distribusi tenaga listrik. Saat ini memiliki sebanyak 35.325 Tenaga Alih Daya di seluruh Indonesia. Senin, (06/12/21)

Selanjutnya Pengurus Serikat Pekerja PT. Haleyora Powerindo yang ada di daerah Purwakarta, Karawang dan DKI Jakarta mengadakann Silaturahmi dengan Direksi perusahaan PT. Haleyora Powerindo di Jakarta, mereka bertemu langsung dengan Direktur utama PT. Haleyora Powerindo M. Firmansyah, Sebagai bentuk membangun hubungan industrial yg baik, agenda tersebut di wakili oleh beberapa pengurus dari berbagai daerah seperti Purwakarta Yanto, Jakarta Ramdani, Bayu Karawang Alain, Iswanto dan Tri Yuliawan.

Hari ini Senin (06/12) yang bertempat di Kantor Pusat PT. Haleyora Powerindo perwakilan dari pekerja dan Direktur Utama (Dirut) beserta jajarannya berdiskusi terkait permasalahan internal maupun eksternal perusahaan.

Dengan suasana santai, santun & kekeluargaan, M. Firmansyah menerima perwakilan pengurus serikat sekaligus perwakilan pekerja di bawah naungan beliau

Diskusi kali ini dari direksi di hadiri oleh Indri Divisi SDM, Jenal Staf Dirut dan Direktur Utama M. Firmansyah beliau menyampaikan di awal, kondisi dari berbagai sudut pandang, beliau sangat mengapresiasi apa yang menjadi keluh kesah anak anaknya saat ini.

Di akhir acara beliau menyampaikan untuk saling menjaga hubungan industrial ini agar terjalin terus, semua sepakat dengan cara silaturahmi bisa membuat kemistri atau hubungan baik antara pihak Serikat Pekerja dan Management yang harmonis dan kondusif. (Hdr)