Sumber Gambar: Internet

Sumber Gambar: Internet

Apakah mengikutksertakan Tim Media dalam Rapat Rutin DPP FSPMI dan kegiatan-kegiatan organisasi diperlukan?

Pertanyaan itu mengemuka, dalam Rapat Kerja Tim Koran Perdjoeangan dan Tim Media FSPMI yang diselenggarakan di Training Center FSPMI, Cisarua Bogor, pada tanggal 24 – 25 Juli 2013. Bermula dari keprihatinan bersama, tentang bagaimana selama ini system komunikasi di Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) bekerja.

Seperti kita ketahui, saat ini FSPMI memiliki Website, Koran Perdjoeangan, SMS Centre, milist, You Tube, Facebook, dan Twitter. “Tetapi semua itu belum terintegrasi dalam sebuah system, sehingga terkesan bekerja sendiri-sendiri,” ujar Obon Tabroni, yang juga Vice Presiden DPP FSPMI Bidang Organisasi.

Pengelolaan media di FSPMI masih mengandalkan individu. Belum tersistem dalam sebuah Tim, yang memang dibentuk untuk fokus terhadap media. Informasi organisasi melalui You Tube, misalnya, selama ini dikelola oleh Maxie (masih menggunakan akun milik Maxie). Untuk Facebook, dikelola oleh Herveen. Koran Perdjoeangan hanya mengandalkan Masykur dan Nurdjaini. Website masih dominan oleh tulisan Kahar.

Bahkan saat ini ada beberapa nama akun Fb yang mengunakan nama FSPMI. Dari sekian banyak itu, mana yang benar-benar menjadi representasi dari organisasi ini? Jika semua orang bisa berbicara dengan mengatasnamakan organisasi, apalagi jika hal itu hanya didasarkan pada prasangka, bukan tidak mungkin komunikasi kita menjadi simpang siur. Dampaknya anggota menjadi bingung.

Seharusnya kita sudah mulai memikirkan, semua media yang ada itu diintegrasikan kedalam satu system. Pesan yang ingin disampaikan organisasi harus seirama, antara apa yang disampaikan di Website, Koran, dan Facebook. Termasuk didalamnya harus ada orang yang bertugas untuk menjawab dan menjelaskan, jika ada orang yang “mempertanyakan” kebijakan organisasi.

Dengan perkembangan teknologi sekarang ini, kita tidak bisa mencegah derasnya arus informasi. Setiap orang bisa menjadi reporter dan fotografer. Bisa berkomentar apa saja. Tugas Tim Media bukanlah untuk membungkam informasi itu, apalagi mempertajam perbedaan. Tugas Tim Media adalah memberikan penjelasan dan mendekatkan persamaan.

Oleh karena itu, usulan agar Tim Media dilibatkan dalam rapat rutin DPP FSPMI menarik untuk dipertimbangkan. Sehingga nantinya dalam menyampaikan informasi bisa sesuai dengan apa yang menjadi kebijakan organisasi. (kascey)


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *