Jaminan Kesehatan Nasional 1 Januari 2014

Jaminan Kesehatan Nasional 1 Januari 2014

Siaran Pers KAJS-KSPI Tentang Hasil Audiensi dengan Kementrian Keuangan

Menyingkapi hasil pertemuan dengan Kemenkeu Komite Aksi Jaminan Sosial (KAJS) menyatakan sikap;

1. Tetap mempertahankan jumlah PBI sebanyak 156 juta orang. Dan menolak iuran PBI Rp.19.225 yang ditetapkan Kemenkeu Chatib Basri

2. Iuran untuk buruh dan pekerja Formal tetap dibayarkan pengusaha sampai 1 Juli 2015, sebab UU no 3 tahun1992 masih berlaku dan KAJS memandang iuran yang dibayar pengusaha untuk BPJS 3,5% dan buruh membayar 0,1%.

3. Masih ada ruang anggaran negara untuk meningkatkan jumlah PBI 156 juta orang dan iuran PBI sebesar Rp.22.225 karena iuran PBI baru sebesar 1% dari APBN 2014 sebesar Rp. 1.800 triliun yang seharusnya bs ditingkatkan sebesar 5% sesuai UU kesehatan no 36 tahun 2009.

4.Alasan yang disampaikan direktur harmonisasi kementrian keuangan mengenai kondisi keuangan negara yang memiliki banyak hutang hanya akal-akalan pemerintah untuk membohongi rakyat, sebab uang negara habis bukan untuk bayar hutang tapi untuk membiayai belanja negara untuk gaji PNS dsb.

5. KAJS dan KSPI akan tetap memperjuangkan BPJS Kesehatan 1 Januari 2014 tdk bertahap dengan jumlah 156 juta orang jumlah PBI dan Rp. 22.225. KAJS dan KSPI akan melakukan aksi besar-besaran secara bergelombang 3-7 September dan persiapan mogok nasional Oktober/November.

Terimakasih

Muhammad Rusdi Sekjen KSPI/Presidium KAJS

(Nelly staff media KSPI)


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *