Melalui Instruksi Organisasi FSPMI No. 0046/Org/DPP FSPMI/III/2016 tertanggal 28 Maret 2016, Dewan Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPP FSPMI) menginstruksikan kepada seluruh perangkat organisasi untuk ikut serta dalam penyelenggaraan rangkaian Aksi Hari Buruh Sedunia/May Day Tahun 2016. Adapun mekanisme pelaksanaan rangkaian aksi May Day adalah sebagai berikut:

Pertama

Aksi May Day Tahun 2016 oleh FSPMI di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten dilakukan di Jakarta. Dalam hal ini, DPP FSPMI meminta agar seluruh kader FSPMI di tiga provinsi tersebut, untuk tidak melakukan perayaan May Day di daerahnya masing-masing.

Pelaksanaan May Day yakni pada hari Minggu, tanggal 1 Mei 2016, Pukul: 09.00 Wib ~ 18.00 Wib, dengan pembagian peserta aksi sebagai berikut: Jakarta = 4.000 orang, Bogor = 5.000 orang, Depok = 1.000 orang, Tangerang = 7.000 orang, Bekasi = 23.500 orang, Serang/Cilegon = 1.000 orang, Karawang = 5.500 orang, Purwakarta = 2.500 orang, Subang = 500 orang, Cirebon = 100 orang, dan Bandung Raya = 500 orang.

Rute Aksi: berkumpul di Bundaran HI, kemudian bergerak/rally menuju Istana Presiden RI. (Pukul 09.00 Wib ~ 12.00 Wib). Dari Istana Presiden RI menuju ke lokasi Perayaan May Day 2016 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) (Pukul 13.00 Wib ~ 18.00 Wib).

Isu/Tema Utama yang diangkat (dalam spanduk dan poster) adalah: (1) Cabut PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang – Tolak Upah Murah – Naikkan Upah Minimum 2017 sebesar Rp. 650 ribu, (2) Stop Kriminalisasi terhadap buruh dan aktivis sosial, dan (3) Deklarasi Ormas buruh dan rakyat.

Seluruh anggota dan perangkat FSPMI yang mengikuti rally diwajibkan: (1) Memakai jaket FSPMI atau kaos/kemeja yang disablon logo FSPMI dengan 1 (satu) warna dasar Oranye; (2) Membawa bendera FSPMI dan atribut FSPMI lainnya. Setiap PUK SPA FSPMI membawa minimal 10 bendera FSPMI ukuran besar.

Setelah Rally dari HI ke Istana Presiden (Pukul: 09.00 ~ 12.00 Wib), maka seluruh peserta aksi wajib mengikuti acara “May Day Fiesta 2016” di Gelora Bung Karno (GBK) dimana setiap anggota wajib membayar tiket Rp. 25.000/orang.

Rangkaian acara di GBK adalah sebagai berikut: (1) Pidato/orasi perjuangan; (2) Deklarasi Ormas (Organisasi Massa) Kaum Buruh & Rakyar; (3) Dukungan Politik Untuk Kader FSPMI dalam Pilkada 2017; dan (4) Pagelaran musik Artis Ibukota & pentas seni para Seniman Buruh.

Aksi mengawal penetapan upah minimum di Kantor DPRD Gresik | Foto: Nduk Shofie
Aksi mengawal penetapan upah minimum di Kantor DPRD Gresik | Foto: Nduk Shofie

Kedua

Aksi May Day Tahun 2016 di luar wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten. dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 1 Mei 2016, Pukul: 09.00 Wib~17.00 Wib (disesuaikan dengan waktu setempat)

Tujuan Aksi adalah Kantor Gubernur setempat dengan massa peserta aksi ribuan sampai dengan puluhan ribu yang melibatkan FSP/SB KSPI atau aliansi FSP/SB lainnya di daerah masing-masing.

Seluruh anggota dan perangkat FSPMI yang mengikuti aksi May Day Tahun 2016 wajib memakai jaket FSPMI atau kaos/kemeja yang disablon logo FSPMI, membawa bendera FSPMI dan atribut FSPMI lainnya.

Isu Aksi May Day 2016 di daerah lainnya, sama dengan isu yang diangkat oleh FSPMI di tingkat Nasional.

Demikian instruksi organisasi ini dibuat agar segera ditindaklanjuti dengan melakukan Rapat Koordinasi DPW/KC/PC SPA FSPMI dan PUK FSPMI di wilayah masing-masing untuk membahas teknis pelaksanaan kegiatan May Day Tahun 2016 tersebut diatas. (*)