Jakarta, FSPMI – Dalam rangka bagian dari kegiatan HUT FSPMI yang ke 16, Hari ini Kamis 5 Februari 2015 Presiden FSPMI Said iqbal akan melauncing buku yang berjudul ” Gagasan Besar Serikat Buruh “.

10959609_10203174419755502_4031582845628282303_nDalam pengantarnya Presiden FSPMI mengatakan “Gagasan Besar Serikat Buruh adalah kumpulan tulisan saya sejak tahun 2007 hingga tahun 2014. Berisi tentang kegelisahan, harapan, dan apa yang saya pikirkan untuk Indonesia yang lebih baik. Indonesia yang memberikan kesejahteraan bagi buruh dan rakyatnya.

Saya percaya, kaum buruh adalah salah satu agen perubahan dalam demokrasi. Demokrasi yang berkeadilan dan mensejahterakan. Tidak ada keadilan sosial tanpa jaminan sosial. Itulah perjuangan yang terus menerus dilakukan oleh buruh dan serikat buruh.

Saya kira, serikat buruh adalah salah satu element yang selalu peduli pada kemanusiaan yang adil dan beradab. Bagi saya, rasa keadilan akan tercampak dan penderitaan berkepanjangan terjadi karena dua hal: “perang dan penindasan terhadap buruh.”

Ketika membaca kembali tulisan saya di tahun 2007, misalnya, ternyata kondisinya tidak jauh berubah dengan saat ini. Perjuangan untuk upah layak, meskipun ada keberhasilan, tetapi masih belum sampai pada titik yang diharapkan. Perjuangan tentang penghapusan outsourcing, meskipun ada banyak buruh outsourcing yang diangkat menjadi karyawan tetap, tetapi masih banyak yang nasibnya belum jelas. Khususnya pekerja outsourcing di BUMN. Begitu juga tentang jaminan sosial. Meskipun gerakan buruh berhasil meloloskan UU BPJS, akan tetapi dalam pelaksanaannya masih banyak kekurangan.

Sebagian besar tulisan ini juga pernah dipublikasikan, baik melalui media cetak maupun online. Beberapa data dan angka memang sudah tidak relevan dalam kondisi terkini. Meskipun demikian, saya tetap membiarkan data itu apa adanya. Karena, memang, data dan angka tersebut untuk menunjukkan situasi dan kondisi pada tahun saat tulisan ini saya buat.”

Acara yang bertempat di Hotel Grand Cempaka Jakarta ini rencananya akan di hadiri oleh Jimly Assidique (Ketua DPKP), Osma Sapta ( Wakil Ketua MPR ), Fadli Zon ( Wakil Ketua DPR ) serta tokoh dan aktifis buruh lainnya.