Mojokerto, FSPMI – Hari sabtu pagi (22/02/2020) suasana di Warung desa Trawas Mojokerto terlihat berbeda dari biasanya, karena ada kegiatan dari Pemberdayaan Perempuan (PPR) PUK SPAMK FSPMI PT SAI yaitu training baby spa untuk tumbuh kembang anak. Peserta yang hadir 50 orang anggota Puk PT Sai beserta keluarganya. Banyak juga dari mereka yang mengajak anaknya.

Tahap tumbuh kembang anak terbagi menjadi dua. Tumbuh (growth) adalah perubahan fisik yang dapat diukur; Kembang (development) adalah pertambahan kemampuan struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks. Stimulasi tumbuh kembang merupakan kegiatan untuk merangsang kemampuan dasar anak agar anak tumbuh dan berkembang secara optimal.


Berikut tahapan stimulasi sesuai usia si Kecil :

1. Usia 0 – 4 Bulan
Sering memeluk dan menimang dengan penuh kasih sayang. Gantung benda berwarna cerah yang bergerak dan bisa dilihat oleh si Kecil. Ajak si Kecil tersenyum, bicara, dan mendengarkan musik.

2. Usia 4-6 Bulan
Merangsang telungkup, telentang, berkaca dan mengenalkan wajah ibunda

3. Usia 6-12 Bulan
Ajari si Kecil untuk duduk, ajak main ci-luk-ba, ajari memegang dan makan biskuit, ajari memegang benda kecil dengan 2 jari, aari berdiri dan berjalan dengan berpegangan, ajak bicara sesering mungkin, latih mengucapkan ma.. ma.. pa.. pa, beri mainan yang aman dipukul-pukul.

4. Usia 1 – 2 Tahun
Ajari berjalan di undakan/tangga, ajak membersihkan meja dan menyapu, ajak membereskan mainan, ajari mencoret-coret di kertas, ajari menyebut bagian tubuhnya, bacakan cerita anak, ajak bernyanyi, ajak bermain

5. Usia 2 – 3 Tahun
Ajari berpakaian sendiri, ajak melihat buku bergambar, bacakan cerita anak, ajari makan di piringnya sendiri, ajari cuci tangan, ajari buang air besar dan kecil di tempatnya

Baby massage sendiri bermanfaat untuk bayi agar berlatih relaksasi,menambah nafsu makan dan meningkatkan kekebalan tubuh anak. Lakukan baby massage pada anak saat pagi atau sore hari, saat bayi tidak lapar atau mengantuk, bayi dalam keadaan sehat.

Tahapan-tahapan baby massage :
1. Pijat kaki
2. Pijat tangan
3. Pijat dada
4. Pijat perut
5. Pijat punggung
6. Pijat wajah

Saat melakukan massage pada anak utamakan yg bisa dijangkau dulu, tidak harus diurut. Pastikan lihat respon yg diberikan anak apakah nyaman atau tidak. Kalau anak menangis atau meringis berarti pijatan terlalu keras, berarti perlu mengurangi tekanannya.

Harapannya sebagai istri yang sibuk bekerja tidak hanya pandai melayani suami tetapi juga bisa menjadi ibu yang pandai merawat dan mejaga anak dirumah agar ibu bisa menyaksikan tumbuh kembang anak secara optimal.