Pelalawan,FSPMI- Konsolidasi Akbar Executive Comimttee (Exco) Partai Buruh Provinsi Riau resmi digelar dan berjalan dengan sukses, yang mana ini adalah konsolidasi perdana Partai Buruh di Provinsi Riau.

Bertempat di Drego Hotel Jl. Jendral Sudirman No. 182 Pekanbaru Provinsi Riau, Minggu (21/11/2021) sekira 14.30 WIB s/d 17.30 WIB.

Konsolidasi Akbar ini dihadiri langsung oleh Presiden Partai Buruh (Ir. H. Saiid Iqbal, M.E) dan Sekretaris Jenderal (Ferri Nuzarli, SE, SH) beserta rombongan dari Exco Dewan Pimpinan Pusat Partai Buruh (DPP),
Ketua Exco Provinsi Riau (Erick Suryadi R. A.md. AAIJ), Sekjend (Suliadi ) beserta ketua/pengurus Exco/elemen serikat pekerja yang tergabung dalam Partai Buruh se-Provinsi Riau.

Dalam pembukaan Konsolidasi Akbar kali ini, Ketua Exco Provinsi Riau menyampaikan, “Ojek, pedagang kaki lima, ibu-ibu rumah tangga, imigran, pegawai negeri sipil, pegawai honorer, dan sebagainya yang perlu kita perjuangkan untuk meningkatkan kesejahteraan kawan-kawan yang masih dalam kategori dibawah standar melalui Partai Buruh kami akan berjuang semaksimal mungkin meningkatkan kehidupan masyarakat, Partai Buruh ini berdiri agar membangkitkan semangat rakyat agar terbebas dari kemiskinan, ketidakadilan sampai menuju tingkat kesejahteraannya”, ucapnya.

Konsolidasi Akbar Executive Comimttee (Exco) Partai Buruh Provinsi Riau
Konsolidasi Akbar Executive Comimttee (Exco) Partai Buruh Provinsi Riau

“Konsolidasi kali ini harapannya membentuk partai ditingkat Exco provinsi yang sudah kita SK kan, dan akan meng-SK kan tingkat kabupaten, kecamatan, kelurahan, dan sampai RT/RW, dan target Desember ini sudah bisa terselesaikan di Provinsi Riau, dari 12 kabupaten/kota baru 7, ada 5 lagi yang sedang proses dan akan segera dibuat SK-nya, di kecamatan ada 172 kecamatan baru sekitar 40-an kecamatan yang harus kita tuntaskan, insyaallah mungkin di Desember diselesaikan, Dan 1/1000 anggota partai per kabupaten itu harapan kita, Ini Partai Buruh siapapun buruh pabrik, migran, PT, petani, nelayan, driver, kuli bangunan, jadi segalanya kita harapkan di Partai Buruh ini”, jelas Sekjend DPP Ferri Nuzarli.

Presiden Partai Buruh Saiid Iqbal berikan orasinya, “Puncaknya kenapa Partai Buruh itu lahir karena Omnibus Law, bagaimana mungkin negara membiarkan orang di outsourcing seumur hidup tanpa masa depan, buruh bekerja puluhan tahun hingga pensiun dia tetap outsourcing, padahal negara mengatakan dalam konstitusi bahwa setiap warga negara berhak mendapat pekerjaan imbang, Bagaimana mungkin Omnibus Law membuat upah murah dan sudah hari ini terjadi Bumi Lancang Kuning yang begitu kaya raya ini, kaya akan gas, kaya akan kebun sawit, kaya akan tambang, kaya akan tanahnya subur, kau hanya dihargai seharga mau buang air seni, setengahnya saja”, tutup Presiden dengan berapi-api.