819193_437686249636447_741436815_oOleh: Handoko Wibowo

Keduanya sama-sama kaya. Sama-sama memiliki banyak harta. Sama-sama keras kepala dan tidak ada yang mau mengalah. Akibatnya, keduanya sama-sama berseketa di PN Pekalongan.

Masalahnya sederhana. Salah satu dari dua orang yang bertetangga itu membangun pagar agak tinggi, sehingga menutupi sinar matahari tetangga yang satunya. Kedua tetangga yang saling berdampingan rumah itu akhirnya saling berbantahan atas pasal 1365 BW (perbuatan melawan hukum).

Karena mereka kaya raya, pegawai pengadilan senang. Para hakim gembira. Tak ketinggalan, para advokat berebut honor. Saya termasuk advokat dari salah satu orang itu yang kecipratan rezeki akibat dari adu gengsi dua orang tadi.

Orang kaya punya bawaan gampang tersinggung. Tidak boleh ada orang yang ‘menyentuhnya’: Money is Power.

Hingga akhirnya kasus ini sampai ke Mahkamah Agung dan saya tidak lagi mengikuti perkembangan kasus ini karena lebih bersibuk ria dengan urusan petani miskin.

Dalam catatan ini saya mengingatkan, kalau anda melawan orang kaya anda harus berani mempersiapkan diri tanpa ragu. Juga untuk tidak bisa dibeli. Walaupun anda tidak terbeli, orang lain anti bahkan berjubel untuk menjual diri: mereka adalah pejabat dan preman yang bersiap dengan penghancuran serikat anda dari dalam. Termasuk para penyebar fitnah.

Kalau anda lolos dalam ujian ini, 90% anda menang.

Orang kaya itu rapuh dalam stamina. Goblok juga dalam strategi. Maka dari itu, jangan takut! (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *