aksi buruh

Polisi melakukan kekerasan ketika membubarkan aksi buruh yang menolak PP No. 78 Tahun 2015 di depan Istana Negara, tanggal 30 Oktober 2015.

Setidaknya ada 7 (tujuh) orang aktivis Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) hingga pagi ini masih ditahan di Polda Metro Jaya. Penangkapan terhadap mereka terjadi ketika polisi membubarkan paksa aksi massa buruh yang menolak pengesahan PP No. 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan di depan Istana Merdeka, tanggal 30 Oktober 2015. Pembubaran itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Tidak hanya itu, Polisi bahkan melakukan kekerasan dengan menyeret dan memukul buruh yang menolak untuk bubar. Beberapa mobil komando juga dirusak.

Ketujuh anggota FSPMI yang masih ditahan adalah Pujo (SPL-FSPMI), Agus Sulistio (SPEE-FSPMI), Ricky Fauji (SPL-FSPMI), Ningpono (SPL-FSPMI), Ahmad Novel (SPEE-FSPMI), Jarot (SPAI-FSPMI), dan Lasmin (SPAI-FSPMI). Selain 7 (tujuh) orang aktivis FSPMI tersebut, ada 16 buruh yang juga ditangkap. Bersama mereka, juga ada 2 pengacara/asisten pengacara dari LBH Jakarta yang ikut ditangkap.

Pihak kepolisian bahkan telah menetapkan mereka sebagai tersangka. Ini jelas tindakan yang berlebihan. Padahal aksi buruh dilakukan secara damai. Tidak melakukan pengrusakan, bahkan tidak membalas ketika polisi melakukan kekerasan. Buruh hanya berorasi. Menutut agar Jokowi mencabut PP No. 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

Terkait dengan hal itu, FSPMI memprotes kekerasan yang dilakukan pihak kepolisian. Karena apa yang dilakukan polisi merupakan pelanggaran terhadap Pasal 19 UU No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian RI dan Pasal 11 Peraturan Kapolri No. 8 Tahun 2009 tentang Implementasi Standar HAM Kepolisian dimana polisi dalam menjalankan tugasnya harus menjunjung tinggi hak asasi manusia dan dilarang untuk menggunakan kekerasan.

FSPMI mendesar agar seluruh buruh dan 2 orang pengacara/asisten pengacara dari LBH Jakarta segera dibebaskan. Selain itu, FSPMI meminta agar polisi yang telah melakukan pemukulan terhadap buruh ditindak tegas. (*)

Categories: Kabar Anggota