Obon T-1377659385503Rencana aksi besar-besaran yang akan dilakukan oleh kaum buruh pada tanggal 5 September 2013 sudah final. Semangat buruh Indonesia untuk mengakhiri rezim upah murah tidak lagi goyah. Diberbagai daerah, saat ini kaum buruh tengah melakukan konsolidasi untuk melawan rezim upah murah.

Seperti diberitakan diberbagai media, bahwa aksi besar kali ini untuk menjawab rencana keluarnya Inpres tentang upah. Dimana buruh menuding bahwa keluarnya Inpres tersebut merupakan upaya untuk menekan kenaikan upah hanya setara dengan inflansi. “Kita meminta kenaikan upah sebesar 50%,” kata Ahmad. Salah satu buruh di Tangerang.

Untuk mempersiapkan aksi besar tersebut, kemarin malam, misalnya, buruh Karawang melakukan rapat akbar untuk mempersiapkan aksi 5 September. “Kami buruh Karawang siap all out. Menyatakan perang terhadap kebijakan upah murah,” kata seorang buruh.

Dalam rapat akbar yang dihadiri ratusan peserta  tersebut, buruh Karawang menegaskan komitmennya untuk mengerahkan ribuan massa aksi ke Jakarta untuk bergabung dengan kawan-kawannya dari Jabodetabek.

Tidak hanya di Karawang, rapat akbar serupa untuk menyiapkan aksi besar di awal bulan September nanti juga digelar di DKI Jakarta, Bekasi, dan Tangerang.

Di Bekasi, Konsolidasi besar-besaran akan dilakukan pada hari Kamis ini dengan melibatkan ribuan buruh. Sementara itu di Tangerang, rapat akbar akan digelar pada hari Sabtu (31/8) dengan melibatkan ratusan buruh yang berasal dari berbagai kawasan industri.

Jika dilihat dari kesiapan yang dilakukan, nampaknya ancaman buruh Indonesia tidak sekedar gertak sambal. Mereka sangat serius untuk melawan kebijakan upah murah, yang bertahun-tahun telah membuatnya tetap miskin.

Kini tinggal bagaimana sikap pemerintah? Akankah aspirasi kaum buruh didengarkan, atau justru hanya dianggap sebelah mata. (Kascey)


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *