Sidoarjo, FSPMI – Perjuangan para Karyawan PT. Hui Xin Industry yang tergabung dalam Federasi Serikat Rakyat Pekerja – Konfederasi Serikat Nasional (FSRP-KSN) membuahkan hasil setelah melakukan Aksi Mogok Kerja selama 28 hari di depan gerbang perusahaan di jalan Raya Gelam, Candi Sidoarjo.

Pada hari ini Senin, 6 Desember 2021 terjadi perundingan antara Serikat Pekerja dengan Pengusaha yang difasilitasi oleh Polresta Sidoarjo.

Agenda ini dilaksanakan di Kantor Polresta Sidoarjo, pihak Serikat Pekerja diwakili oleh Pengurus FSRP tingkat perusahaan didampingi oleh Ketua Yonathan Yudianto sedangkan pihak Pengusaha diwakili oleh Pengacara Perusahaan Yosep Beni Sembodo, Pemilik PT. Hui Xin Industry Chai Chun Lii serta HRD Melly.

Pertemuan ini berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 21.00 Wib menghasilkan kesepakatan diantaranya :

1. Ke 84 Karyawan berubah status menjadi PKWTT dengan SK Pengangkatan yang akan di terbitkan dalam 14 hari.

2. Para pihak tidak melanjutkan proses hukum baik Pidana maupun Perdata, PTUN, PHI akibat mogok kerja.

Dengan terpenuhinya tuntutan maka pada malam ini pukul 21.00 Wib ke 84 Karyawan yang melakukan mogok kerja itupun langsung membongkar sendiri tenda Perjuangan yang berada tepat di depan gerbang perusahaan itu.

Kepada KoranPerdjoeanganOnline.com , Ketua Federasi Serikat Rakyat Pekerja – Konfederasi Serikat Nasional, Yonathan Yudianto menyampaikan ” Atas hal hal yang telah disepakati semoga segera direalisasikan oleh Perusahaan, Kami sebagai Serikat Pekerja juga akan berkomitmen untuk membongkar tenda di depan gerbang perusahaan”.

“Saya mewakili Organisasi mengucapkan terimakasih kepada masyarakat sekitar yang turut membantu perjuangan kami, juga kepada aparat kepolisian yang membantu kami menghadapi oknum – oknum ormas dan preman suruhan perusahaan serta membantu penyelesaian permasalahan kami hingga selesai “, pungkas Yonathan.

(Khoirul Anam)