Jakarta, FSPMI- Ketua Divisi Aksi Nasional Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia M. Nur Fahrozi mengatakan para buruh miliki alasan khusus ikut turun ke jalan mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi. Menurut Fahrozi, kriminalisasi terhadap KPK bisa berdampak langsung pada memburuknya tingkat kesejahteraan buruh.

Anggota Garda Metal Saat Melakukan Aksi Dukung KPK di acara Car Free Day ( Foto : Ocha / Tim Media FSPMI )
Anggota Garda Metal Saat Melakukan Aksi Dukung KPK di acara Car Free Day ( Foto : Ocha / Tim Media FSPMI )

“Koruptor itu kebanyakan pengusaha yang menindas kaum buruh,” kata Fahrozi di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Ahad, 8 Februari 2015.

Fahrozi menjelaskan banyak pengusaha yang terlibat melakukan korupsi seperti memberikan suap pada penegak hukum. Fahrozi mencontohkan kasus suap yang melibatkan hakim Pengadilan Hubungan Industrial Bandung, Imas Dianasari, pada 2011.

Anggota FSPMI memberikan Dukungan Untuk KPK pada saat carfreeday  ( foto : Supriyadi Irpus )
Anggota FSPMI memberikan Dukungan Untuk KPK pada saat carfreeday ( foto : Supriyadi Irpus )

Pada 30 Juni 2011, Imas Dianasari dan Manajer Administrasi PT Onamba Indonesia Odi Juanda tertangkap tangan petugas KPK di halaman parkir Cafe La Ponyo, Jalan Cinunuk, Bandung, pada 30 Juni 2011. Ketika itu, KPK menyita barang bukti uang sebesar Rp 200 juta dari tangan Imas. Ini terkait dengan persidangan sengketa PT Onamba melawan pegawainya.

Buruh, kata Nur Fahrozi, mengancam akan melakukan mogok nasional jika Presiden Joko Widodo tetap melantik Komisaris Jenderal Budi Gunawan. Fahrozi mencontohkan, buruh pernah melakukan aksi demonstrasi dengan menutup kawasan industri hingga jalan tol. “Kami bisa melakukan hal yang sama, jika pelantikan tetap dilakukan.”

Seperti diberitakan, publik menunggu keputusan Presiden Joko Widodo mengenai pelantikan calon tunggal Kapolri, Komjen Budi Gunawan. Jokowi menjanjikan akan mengambil keputusan soal ini pada pekan depan setelah kembali dari lawatan ke tiga negara ASEAN, yang rampung pada pekan ini.

Menurut pantauan Tempo, buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia melakukan demonstrasi dengan menggunakan kaus hitam lengan panjang. Selain itu, buruh yang berjumlah mencapai 300 orang itu membawa spanduk dengan tulisan ‘Kami Tak Akan Berhenti Mendukung KPK Demi Keadilan’. Walaupun hujan, demonstran tetap melakukan long march dan orasi di Bundaran HI.

Ini Alasan Buruh Dukung KPK
http://www.tempo.co/read/news/2015/02/08/078640802/Ini-Alasan-Buruh-Dukung-KPK