antaranews.com

antaranews.com

Aksi solidaritas untuk memperjuangkan agar 334 orang anggota FSPMI yang dipecat oleh PT. Indofarma (Tbk) agar dipekerjakan kembali dan menjadi karyawan tetap yang semula akan dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 30 Juli 2013, oleh Dewan Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPP FSPMI) dirubah menjadi hari Rabu, 31 Juli 2013.

Adapun tujuan aksi masih sama. Di Kantor Meneg BUMN yang terletak di Jl. Medan Merdeka Barat No. 17, Jakarta Pusat.

Seperti yang kami sampaikan beberapa waktu lalu, ada 2 (dua) tuntutan yang disampaikan. Pertama,  meminta  agar 334 orang anggota FSPMI yang dipecat secara sepihak oleh perusahaan dipekerjakan kembali dengan status sebagai karyawan tetap. Sedangkan yang kedua adalah, meminta penghapusan outsourcing di BUMN  PT. Indofarma (Tbk).

Dalam surat bernomor: 01294/Org/DPP FSPMI/VII/2013 tanggal 27 Juli 2013, DPP FSPMI menginstruksikan kepada Konsulat Cabang FSPMI, Pimpinan Cabang SPA FSPMI; dan Anggota Garda Metal se – Jabodetabek, Karawang, Purwakarta, Bandung, Serang & Cilegon untuk berpartisipasi dalam aksi ini dengan mengirimkan anggotanya dengan rincian sebagai berikut: Jakarta, 100 Orang; Bogor, 200 Orang; Depok, 50 Orang; Tangerang, 200 Orang; Bekasi 750 Orang; Karawang, 200 Orang; Purwakarta, 100 Orang; Bandung, 25 Orang; Serang, 25 Orang, dan Cilegon, 25 Orang.

Dari Kantor BUMN, peserta aksi akan menghadiri kegiatan berbuka puasa bersama di Bundaran HI. Terdapat 3 (tiga) tuntutan utama yang diusung dalam aksi simpatik kali ini:  Turunkan harga, naikkan upah minimum 50%  dan jalankan Jaminan Kesehatan seluruh rakyat mulai 1 Januari 2014, tidak bertahap hingga 2019.

Untuk itu, DPP FSPMI berharap  KC/PC SPA FSPMI segera melakukan koordinasi dengan PUK SPA FSPMI di wilayahnya masing – masing untuk mensukseskan kegiatan ini. (*)


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *