Jakarta, FSPMI – Lembaga riset Wealth-X merilis hasil penelitian mengenai perilaku dan karakteristik orang-orang terkaya di dunia. Selain memiliki harta segudang, ada beberapa fakta menarik lain tentang para miliarder kelas dunia ini.
rich-and-poor-funny
Berdasarkan hasil riset Billionaire Census 2014 yang dirilis Wealth-X, di seluruh dunia ada 12 juta orang yang punya aset senilai jutaan dolar Amerika Serikat. Namun hanya ada 2.325 orang yang berstatus miliarder atau memiliki harta sedikitnya US$ 1 miliar. Wealth X memberi contoh, tokoh yang masuk golongan ini adalah investor gaek kelas kakap, Warren Buffet, dan pembawa acara ternama, Oprah Winfrey.

Selain itu, ada beberapa fakta menarik yag disarikan dari hasil penelitian Wealth-X. Berikut ini lima di antaranya:

1. Aset setara dengan kekayaan negara maju. Jika digabungkan, aset para miliarder melampaui produk domestik bruto negara maju, seperti Jepang. Saat ini, kata Wealth-X, aset miliarder dunia meningkat 12 persen menjadi US$ 7,3 triliun (sekitar Rp 88.513 triliun). Nilai aset ini juga lebih besar ketimbang kapitalisasi pasar seluruh emiten di bursa efek Dow Jones.

2. Mampu menguasai dunia. Ada 2.325 miliarder di seluruh dunia. Meski lebih sedikit dibanding populasi warga dunia, mereka ternyata mengontrol 4 persen dari seluruh kegiatan ekonomi sejagat. Jika dibuat rasio, 40 persen perekonomian dunia dikontrol hanya oleh 1 persen manusia.

3. Sangat ekslusif. Orang kaya tentu lekat dengan kehidupan yang ekslusif. Tak percaya? Coba lihat rasio ini. Hanya ada 1 miliarder di antara 3 juta orang di dunia. Dari 2.325 miliarder, ada 571 orang yang tinggal di Amerika Serikat dan 775 di Eropa. Asia, Australia dan Afrika cuma kebagian sisanya.

4. Mandiri. Ada fakta yang mengagumkan dari miliarder kelas dunia. Penelitian X-Wealth menyebutkan, 60 persen miliarder mengumpulkan kekayaan dengan kerja keras dan usaha sendiri. Contohnya adalah bos Alibaba, Jack Ma. Sedangkan 26,9 persen miliarder mendapatkan harta setelah mengembangkan warisan orang tuanya. Hanya ada 13 persen yang menjadi miliarder murni karena warisan.

5. Cermat memilih bisnis. Kebanyakan miliarder menanamkan modal di sektor properti. Jika dihitung, satu miliarder menginvestasikan dana US$ 160 juta dalam aset real estate. Namun, kebanyakan dari mereka mengawali bisnis dari sektor keuangan. Ada 20 persen dari total miliarder sejagat yang mengawali karier dari Wall Street atau bursa saham sekelasnya.

http://www.tempo.co/read/news/2014/10/03/089611616/Lima-Fakta-tentang-Orang-Terkaya-Dunia

Categories: Kabar Organisasi