Solidaritas untuk Salim Kancil

Solidaritas untuk Salim Kancil

Bersamaan dengan aksi solidaritas untuk melawan kriminalisasi di Kejati DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya hari ini, di pengadilan Negeri Surabaya, FSPMI Jawa Timur juga tengah bersolidaritas dalam aksi pengawalan sidang pembunuhan aktivis lingkungan, Salim Kancil.

Tentu saja, kita tidak akan pernah melupakan sosok yang satu ini. Sebuah pembantaian seseorang yang penuh cinta, karena tidak rela melihat warga di kampungnya menderita akibat penambangan liar. Hari itu, ketika Salim dijemput di rumahnya dan dibunuh, bertepatan dengan hari kesaktian pancasila: 1 Oktober 2015.

Diantara kita, barangkali tidak pernah bertatap muka secara langsung dengan Salim Kancil. Sosok pemberani yang hebat itu. Tetapi, cita-cita Salim — juga apa yang diperjuangkannya — telah menyatukan kita.

“Kami, FSPMI tidak tinggal diam dengan kejadian tersebut. Karena kami disini masih peduli dengan kawan-kawan aktivis yang lainya tanpa memandang bendera. Karena bagi kami, siapapun yang berjuang, yang berkorban demi kepentingan rakyat dan bangsa ini adalah saudara kami,” kata seorang kawan, yang saat ini tengah berada di lokasi aksi.

#KamiTidakTakut

Dua aksi, di tempat yang berbeda ini sejati memberikan satu pesan: jangan gunakan kekerasan. Sudahi cara-cara represif. Cara-cara picik dengan menggunakan pasal karet untuk melakukan kriminalisasi!

Tentu saja, tujuan rezim melakukan kriminalisasi adalah untuk menebar ketakutan. Sebuah preseden buruk bagi demokrasi.

Sekali lagi, kami tidak takut! Seperti halnya keberanian, ketakutan akan menular. Karena itulah, kita ingin menularkan keberanian.

Salim Kancil, memang telah terbunuh. Tetapi ia tetap ada, dan semakin berlipat ganda! (Tim)

Categories: Kabar Anggota