Setelah tadi pagi melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Bekasi, sore ini buruh kembali menggeruduk PT. Kalbe Farma yang berlokasi Kawasan EJIP, Bekasi. Di Kantor Bupati Bekasi, mereka menuntut pencopotan Kapolres Kabupaten Bekasi yang dinilai tidak becus dalam melakukan penanganan aksi, yang berakhir bentrok, tadi malam.

Dihubungi melalui telepon gengam, Pengurus Pimpinan Pusat SPAI FSPMI Nyumarno membenarkan jika saat ini buruh kembali mendatangi PT. Kalbe Farma. “Sebagian massa juga masih ada yang di Kantor Bupati,” ujarnya.

Buruh bertekad akan terus melakukan aksi hingga tuntutannya terpenuhi. Oleh karena itu, Nyumarno meminta kepada seluruh anggota FSPMI untuk bersolidaritas dan segera merapat ke Kawasan Ejio. Nyumarno juga menyampaikan, bahwa saat ini hanya ada beberapa polisi di PT. Kalbe Farma, tidak sebanyak kemarin, yang menurutnya jumlahnya ‘gila-gilaan.’

“Ini aku bersama korban, akan ke Kontras. Sebanyak 3 (tiga) orang korban akan menyiapkan laporan ke Propam,” ujar Nyumarno.

Berikut beberapa foto yang berhasil dikumpulkan oleh Tim Media FSPMI, sepanjang hari kemarin. Untuk mengigatkan kepada kita semua, betapa tidak profesionalnya pihak kepolisian dalam melakukan penanganan aksi mogok kerja.

Polisi melakukan penjagaan ekstra di PT. Kalbe Farma. Padahal apa yang dilakukan buruh hanyalah meminta agar perusahaan memberikan hak normatif yang selama ini tidak dijalankan oleh perusahaan

Polisi melakukan penjagaan ekstra di PT. Kalbe Farma, 12 September 2013. Padahal apa yang dilakukan buruh hanyalah meminta agar perusahaan memberikan hak normatif yang selama ini tidak dijalankan oleh perusahaan

 

Sekitar pukul 17:44 WIB,  sore hari (12 September 2013), ribuan massa solidaritas mulai berdatangan.

Sekitar pukul 17:44 WIB, sore hari, ribuan massa solidaritas mulai berdatangan. Mereka melakukan aksi duduk dengan tertib, mendengarkan orasi dan lagu-lagu perjuangan.

 

Ratusan aparat kepolisian bersiap membubarkan peserta mogok kerja. Hari sudah merangkak petang ketika itu, pukul 18.15 WIB. Polisi dan karyawan PT. Kalbe Farma yang mayoritas perempuan berhadap-hadapan dengan aparat yang bersenjatakan pentungan, tameng, dan gas air mata.

Ratusan aparat kepolisian bersiap membubarkan peserta mogok kerja. Hari sudah merangkak petang ketika itu, pukul 18.15 WIB. Polisi dan karyawan PT. Kalbe Farma yang mayoritas perempuan berhadap-hadapan dengan aparat yang bersenjatakan pentungan, tameng, dan gas air mata.

 

Dan inilah hasil karya mereka. Puluhan motor peserta aksi mogok kerja dirusak oleh Polisi.

Dan inilah hasil karya mereka. Puluhan motor peserta aksi mogok kerja dirusak oleh Polisi.

Tak berhenti sampai disitu, kawan-kawan kami juga dipukuli hingga luka-luka.

Tak berhenti sampai disitu, kawan-kawan kami juga dipukuli hingga mengakibatkan luka-luka. Sore ini, didampingi dengan Perangkat FSPMI mereka akan mendatangi Kontras untuk melaporkan arogansi Polisi dalam menangani aksi. Copot Kapolres Bekasi!


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *