Bekasi,FSPMI- Presiden FSPMI Riden Hatam Azis menghadiri pembukaan atau grand opening Warung Pekerja Indonesia di Bekasi (04/04/2021l. Warung Pekerja Indonesia sendiri merupakan salah satu bentuk penguatan dan perjuangan buruh dibidang ekonomi.

Berawal dari sebuah mimpi para pekerja untuk menjadi pemilik sekaligus konsumen atas usaha yang dibangun bersama. Badan usaha ini berbasis Ekonomi mandiri dengan konsep menyatukan kekuatan yang dimiliki pekerja, untuk dapat besar bersama demi kesejahteraan yang dibangun oleh pekerja itu sendiri.

Dengan optimisme dan konsep yang matang akhirnya pada Minggu (04/04/2021) diadakanlah Grand Opening Warung Pekerja Indonesia, yang bertempat masih di wilayah dekat Lippo Cikarang yaitu sebuah rumah usaha milik pekerja yang diprakarsai oleh Is Nugroho yang juga seorang pekerja di PT. Enkei Indonesia dan bersama beberapa rekan yang lainnya. Model gagasan Warung Pekerja Indonesia ini akan menjadi mitra dengan Inkopbumi yang rencananya akan diterapkan diseluruh FSPMI seluruh Indonesia.

Selain dihadiri oleh Riden Hatam Azis selaku Presiden FSPMI, Grand Opening ini juga dihadiri oleh H. Abdul Ba’is ketua PC SPEE FSPMI Bekasi, H. Furqon ketua PP AMK, Ketua Umum PP SPAI Bambang Santoso dan perangkat FSPMI Bekasi juga perwakilan dari beberapa PUK.

Grand Opening Warung Pekerja Indonesia ini dihadiri oleh Riden Hatam Azis selaku Presiden FSPMI, H. Abdul Ba’is ketua PC SPEE FSPMI Bekasi, H. Furqon ketua PP AMK, Ketua Umum PP SPAI Bambang Santoso dan perangkat FSPMI Bekasi juga perwakilan dari beberapa PUK.
Dalam sambutannya Riden begitu antusias dan menyebutkan ini adalah sebuah gagasan besar yang harus didukung, karena mengingat konsep yang dibangun adalah berbasis kekuatan ekonomi mandiri yang dimiliki pekerja. Apalagi mengingat jumlah anggota FSPMI secara nasional adalah 200.000 orang lebih.

Jika kekuatan anggota yang dimilikinya difokuskan untuk membangun ekonomi bersama dijamin menjadi kekuatan baru yang dimiliki FSPMI khususnya dalam bidang Ekonomi, hingga bisa menopang perjuangan yang dilakukan FSPMI.

Riden juga menyebutkan bahwa Inkopbumi yang menjadi salah satu Pilar di FSPMI akan mulai dibenahi agar menjadi induk pergerakan ekonomi di FSPMI setelah ditunjuknya Henut sebagai Direktur eksekutif.

“Kerjasama yang akan dilakukan antara Warung Pekerja Indonesia dengan Inkopbumi harus segera dimulai karena ini adalah sebuah gagasan besar untuk membangun kekuatan Ekonomi Mandiri,” ucap Riden.

Selain itu Furqon dalam sambutannya siap mendukung dan mendorong untuk menciptakan peluang – peluang untuk kesejahteraan yang akan dilakukan.

Begitu juga dengan Abdul Ba’is memberi sambutan dengan semangat dan siap mendukung sepenuhnya atas Gagasan besar ini, apalagi dengan amanat Riden selaku Presiden FSPMI agar hal ini segera dimulai.

“Sepatutnya kita berterima kasih kepada Sawerandah yang telah mempelopori dan sebagai inisiator pembuka gerakan ekonomi Pekerja dengan konsepnya yaitu Warung Pekerja Indonesia,” ucap Abdul Ba’is.

Dalam kesempatan tersebut akhirnya Grand Opening Warung Pekerja Indonesia dibuka secara resmi dengan diguntingnya pita bersama – sama sebagai bentuk simbol dan babak baru perjuangan dalam membangun ekonomi mandiri untuk para pekerja khususnya di FSPMI. (Ocha)