Batam, FSPMI – Isu banyak perusahan yang hengkangnya dari Batam akibat aksi buruh di bantah oleh Menteri Perindustrian Saleh Husin. Menurutnya perusahan yang masuk lebih banyak daripada yang hengkang.

Batam ( image : google )

Batam ( image : google )

Menteri Perindustrian Saleh Husin tidak khawatir ‎banyaknya perusahaan asing yang hengkang dari Batam akan mempengaruhi investasi. Menurutnya, Indonesia masih menarik untuk investasi.

Hal tersebut dikatakan Saleh di sela acara buka puasa bersama bersama Persatuan Insinyur Indonesia (PII), di kompleks Widya Chandra, Jakarta, Rabu (8/7/2015).

“Harusnya nggak lah (membuat iklim investasi buruk). Ada juga yang masuk, yang masuk lebih banyak. Jangan hanya lihat yang keluar,” tutur Saleh.

Dia mengatakan, di samping ada perusahaan-perusahaan yang hengkang, ada juga perusahaan yang masuk dan investasi terus digenjot pemerintah.

“Ada yang PHK, tapi ada juga investasi yang menumbuhkan banyak lapangan kerja,” tuturnya seperti di kutip redaksi dari detik.com

Maraknya pemberitaan investor hengkang dari Batam merupakan Upaya pelemahan gerakan buruh Batam oleh pengusaha hitam yang hanya mengekploitasi buruh Batam dengan Upah Murah dan sistem kerja outsorsing.

Categories: Headline