Solok, FSPMI – Pada Kamis 13 Februari 2020, PUK SPEE FSPMI Solok melakukan audensi dengan pihak BP Jamsostek yang diterima langsung oleh Pimpinan Cabang Kabag Pelayanan serta Petugas Pemeriksa BP Jamsostek Cabang Solok. Dalam audiensi tersebut sambutan dari pihak BP Jamsostek sangat istimewa dan perbincangan pun berlangsung hangat.

Kesadaran penuh atas pentingnya pemahaman K3 dalam bekerja bagi pekerja OS PLN agar para pekerja OS PLN di Sumatra Barat mengetahui tentang hak dan kewajiban serta manfaat juga hak dan kewajiban perusahaan. Kecelakaan kerja terhadap pekerja tidak pernah di inginkan terjadi, tentunya perusahaan harus lebih memperhatikan keselamatan. Tidak hanya berbicara bahwasanya keselamatan itu penting tetapi harus di lengkapi dengan peralatan, APD serta kesehatan pekerja.

Apa yang dialami dirasakan oleh pekerja OS PLN di Sumbar adalah kurangnya sosialisasi dan pendidikan serta pelatihan terhadap K2 & K3. Sehingga banyak terjadinya kecelakaan kerja di lingkungan PLN sebagaimana data dari Tim Nasional Pekerja OS PLN yaitu terdapat 52 kasus K3 yang korbannya dari pekerja OS PLN saja.

Dalam audiensi tersebut disampaikan beberapa keluh kesah salah satunya adalah ketika terjadi kecelakaan Kerja seolah-olah dihalang-halangi untuk melaporkannya. Selain itu disampaikan juga dugaan laporan data gaji dari perusahaan yang tidak jujur kepada BPJS Ketenagakerjaan.

Pihak BP Jamsostek menyampaikan bahwa jika perusahaan tidak jujur dalam melaporkan penghasilan pekerja kepada BP Jamsostek, akan ada sanksi bagi perusahaan itu sendiri yaitu berupa pidana kurungan dan denda. Selain itu, BP Jamsostek juga melakukan sosialisasi berkaitan manfaat manfaat Jamsostek dari 4 program manfaat yang naik dengan biaya atau potongan tetap.

Pihak BP Jamsostek menegaskan agar melaporkan sekecil apa pun kecelakaan kerja yang terjadi. “Sekecil apapun kecelakaan kerja mohon dilaporkan, jangan didiamkan saja, mintalah kepada perusahaan untuk segera melengkapi data dan berkas yang di butuhkan”, Demikian arahan dari pihak BP Jamsostek. (Kurnia Chandra)