"Sesaat setelah tugas kerja selesai dan hendak pulang, anggota bisa langsung berpartisipasi dalam Pemilihan Ketua PUK, (Foto : Anam )

Sidoarjo, FSPMI – Selasa 7 Desember 2021, Musyawarah Unit Kerja VIII PUK SPL FSPMI PT Pakarti Riken Indonesia sudah memasuki Proses Pemilihan Ketua PUK yang di mulai Senin 6 hingga 11 Desember 2021, sama seperti saat penjaringan bakal calon ketua maka proses ini juga dilakukan secara online dengan memanfaatkan Google Formulir.

Pengumuman Daftar Calon Ketua yang akan dipilih oleh anggota sudah terpasang di lokasi strategis di dalam perusahaan dan di posting juga di Media Sosial PUK ,dua Minggu sebelumnya .

Ada tiga Calon Ketua yang akan dipilih oleh anggota, diantaranya :

1. Suyatno.
2. Meimun Toha.
3. Narwoko.

Untuk melakukan pencoblosan, setiap anggota diwajibkan memasukkan terlebih dahulu No Register dan Tanggal lahir sebagai ganti Login dan Password sekaligus sebagai fungsi kontrol agar tidak ada yang memilih dua kali.

Yang menarik adalah cepatnya data suara yang masuk, tidak seperti saat proses penjaringan dimana banyak anggota yang masih bingung cara mengisi angket online karena merupakan hal baru ,namun kali ini antusiasme anggota lebih terlihat ,dalam waktu satu hari saja suara yang masuk sudah lebih 50% dari total anggota.

Tim Steering Committee bidang IT ,Narwoko menyatakan bahwa untuk proses ini dapat kita pantau dari Server Panitia bahwa responden dalam waktu 5 jam saja sudah masuk hampir 400 suara ,hal ini berbeda dengan saat proses Penjaringan dimana di hari pertama baru ada sekitar 50 Suara yang masuk.

Namun Panitia yang sebagian besar adalah generasi milenial juga siap membantu anggota yang masih kesulitan untuk berpartisipasi,setiap anggota yang kesulitan di sarankan datang ke Sekretariat PUK diluar jam kerja untuk dibantu oleh tim Panitia.

Dengan kemudahan ini maka Panitia menargetkan suara yang masuk adalah 100% .

” Pola pemilihan dengan metode Online ternyata memberikan banyak manfaat diantaranya :

– Fleksibel karena bisa dilakukan dimana saja.
– Kecepatan dalam proses pemilihan.
– Kemudahan dalam Pengolahan data.
– Mengurangi penggunakan Kertas (Paperless).

Seperti yang disampaikan oleh Ketua Panitia , Sugiantoro.

(Khoirul Anam)