DSCN6706Sebagai  orang yang aktif didalam pergerakan, kekuatan kita adalah terletak dalam gerakan itu sendiri. Oleh karena itu, sudah semestinya kita terus-menerus mengorganisir kekuatan, agar gerakan yang kita lakukan bisa maksimal.

Tidak akan ada perubahan jika kita hanya diam. Sebab agar terjadi perubahan diperlukan tindakan. Perlu ada gerakan.

lTentunya saja, jangan sampai melupakan kekuatan do`a. Ketika usaha dan do`a menyatu dalam diri, niscaya kita bisa mengoptimalkan kemampuan dalam berkontribusi secara nyata kedalam organisasi ini.

Jauhkan pikiran bahwa kita akan mendapat imbalan berupa materi dari semua yang kita lakukan. Karena imbalan materi, tidaklah sebanding dengan imbalan yang akan diberikan oleh Allah SWT. Apalagi jika kita melakukannya dengan iklas, bukan karena kesombongan kita.

Dalam kesempatan ini pula, dengan segala kerendahan hati saya meminta  do`a restu dan dukungan  kawan-kawan semua. Seperti kawan-kawan ketahui, FSPMI merekomendasikan saya sebagai salah satu caleg kader buruh dalam Pemilu 2014. Bagi saya pribadi, do`a dari kawan-kawan sangatlah memiliki arti yang penting dalam menghadapi Pemilu di 2014: agar sagala daya dan upaya kita untuk masuk dalam sistem ini bisa terkabulkan.

Perlu saya sampaikan, bahwa saya adalah calon anggota legislatif dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan nomor urut 8 (delapan) di daerah pemilihan 3 Kota Batam (Sei Beduk, Nongsa, dan Bulang Galang). Visi saya adalah, menjadi bagian dari perubahan bangsa ini. Sedangkan misi saya berada didalam parlemen untuk memperkuat perjuangan kaum buruh dalam pergerakan didalam system.

Keputusan menjadi caleg bukan keputusan yang tiba-tiba. Apalagi tanpa rencana. Keputusan ini bahkan sudah diputuskan sejak 2 (dua) tahun yang lalu. Ketika FSPMI juga memberikan rekomendasi, saya rasa tidak ada alasan lagi untuk tidak percaya diri menyongsong hajat demokrasi lima tahunan itu.

Saya kira, banyak hal yang bisa kita lakukan ketika kita menjadi anggota DPRD. Salah satu peran yang bisa kita mainkan adalah, hak kontrol terhadap legeslasi (Perda). Perda ini penting, apalagi saat ini keberadaan Perda Ketenagakerjaan di daerah sangat minim. Intinya, peran DPRD sangat efektif dalam mengontrol kebijakan kebijakan yang berimbas kepada kepentingan pekerja. Dengan adanya kader buruh yang menjadi anggota legislatif, kita semua berharap kerja-kerja organisasi akan menjadi lebih mudah.

Semoga hal ini bisa terwujud. (Kascey)

 


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *