Merugikan Generasi Penerus Bangsa, FSPMI Bandung Raya Menolak Keras RUU Omnibus Law

Bandung,FSPMI- Geliat penolakan terhadap RUU Omnibus Law, terus di teriakan oleh para Pekerja/Buruh, Mahasiswa, bahkan oleh kalangan masyarakat umum.Sesuai draff RUU yang mereka dapatkan dari berbagai sumber, terutama pada klaster Ketenagakerjaan, mereka semua menilai rencana perubahan undang – undang tersebut, akan merugikan tidak hanya untuk mereka semua, melainkan akan sangat berdampak kepada generasi mereka kelak.

Seperti yang di teriakan oleh para pekerja/buruh FSPMI Bandung Raya, dalam agenda rapat koordinasi KC,PC,PUK dan Pilar, bertempat di kantror sekretariatnya Jl.Bapak Ampi RT.01/RW.03 Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi pada Kamis (27/02/2020).

Jujun Juansah selaku ketua KC FSPMI Bandung Raya, dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal terkait hasil Work Show dengan para petinggi FSPMI dari berbagai daerah se Indonesia, di Training Center Cisarua Bogor, beberapa waktu yang lalu.

FSPMI Bandung Raya Menolak Keras RUU Omnibus Law
Jujun menegaskan, bahwa hasil daripada Work Show tersebut, salah satunya adalah keseriusan kita FSPMI dalam rangka menolak adanya RUU Omnibus Law, sekaligus merancang beberapa konsep dan strategi untuk melakukan berbagai kegiatan penolakan RUU Omnibus Law, terutama pada klaster Ketenagakerjaan atau Cipta Kerja, lebih lanjut Jujun mengintruksikan kepada seluruh PUK FSPMI yang ada di Bandung Raya, agar segera melaksanakan konsolidasi dengan seluruh anggota di tiap – tiap perusahaannya masing – masing.

Pada agenda konsolidasi di tiap – tiap PUK tersebut, KC FSPMI Bandung Raya pun, rencananya akan hadir untuk mensosialisasikan terkait bahayanya Omnibus Law Cipta Kerja, dengan berkeliling ke seluruh perusahaan sesuai jadwal yang telah di sepakati oleh semua PUK.

Selain itu FSPMI Bandung Raya juga, akan melaksanakan sosialisasi dan pengumpulan tandatangan berupa petisi, langsung kepada masyarakat umum di jalan – jalan, bahkan akan melaksanakan konsolidasi atau rapat akbar dalam waktu dekat, serta akan memasang spanduk penolakan Omnibus Law secara serentak yang akan di pasang di depan pabrik – pabrik dan tempat – tempat strategis di pinggir jalan raya.

Di penghujung acara peserta rapat bersama sama antusias mengikuti rekaman video dengan durasi pendek, terkait penolakan Omnibus Law Cipta Kerja yang di rekam langsung oleh tim Media Perdjoeangan FSPMI Bandung Raya.

(Kadry Supriatna)