Masing-masing perwakilan SPA FSPMI memberikan sambutan dalam Rakernas III SPEE FSPMI.

Masing-masing perwakilan SPA FSPMI memberikan sambutan dalam Rakernas III SPEE FSPMI.

Sebagai sebuah federasi, FSPMI terdiri dari beberapa serikat pekerja anggota. Serikat pekerja yang menjadi anggota FSPMI adalah Serikat Pekerja Elektronik Elektrik (SPEE), Serikat Pekerja Automotif Mesin dan Komponen (SPAMK), Serikat Pekerja Logam (SPL), Serikat Pekerja Perkapalan dan Jasa Maritim (SPPJM), Serikat Pekerja Dirgantara (SPD), dan Serikat Pekerja Aneka Industri (SPAI). Serikat-serikat itu, meskipun berbeda, sesungguhnya adalah satu. Satu keluarga besar FSPMI.

Sebagai sebuah keluarga, dalam Rakernas III SPEE FSPMI ini juga dihadiri oleh perwakilan SPA FSPMI. Selain sebagai bentuk penghormatan, kehadiran perwakilan masing-masing SPA FSPMI sekaligus juga untuk meneguhkan semangat persatuan.

Pelaksanaan Rakernas masing-masing SPA FSPMI dilakukan dalam waktu yang berdekatan. SPL FSPMI dan SPPJM FSPMI menyelanggarakan Rakernas di Jogjakarta. Rakernas SPAMK FSPMI diselenggarakan di Lombok. Sementara pelaksanaan Rakernas SPAI FSPMI dipusatkan di Surabaya.

Masing-masing SPA FSPMI akan mengirimkan perwakilannya dalam masing-masing Rakernas tersebut. Mewakili SPPJM FSPMI, Sulaiman Ibrahim mengucapkan selamat atas terselenggaranya Rakernas III SPEE FSPMI. Aktivis senior ini berharap, Rakernas dapat melahirkan keputusan-keputusan yang bermanfaat serta strategis bagi organisasi.

“Saya mengingatkan, bahwa generasi yang sekarang ini ada dan Anda sebagai pemimpinnya, karena ada generasi yang lalu. Karena itu saudara mempunyai kewajiban untuk melahirkan generasi yang akan datang. Generasi yang lebih maju dan lebih berkualitas,” kata Sulaiman Ibrahim. Selanjutnya pria yang juga menjadi Ketua DPW FSPMI Provinsi Lampung ini mengingatkan agar peserta Rakernas berhati-hati dalam mengambil keputusan.

Senada dengan Sulaiman Ibrahim, Supano GP yang hadir mewakili SPAMK FSPMI juga mengucapkan selamat atas terselenggaranya Rakernas III SPEE FSPMI. Evi dan Hanifah, mewakili SPL FSPMI dan SPAI FSPMI berharap agar Rakernas ini mampu menyalakan spirit perjuangan ditubuh FSPMI. SPEE tidak akan pernah mati, sebagaimana tema yang digunakan dalam Rakernas kali ini.

Bagi serikat pekerja anggota di FSPMI, Rakernas memiliki fungsi yang sangat strategis. Dan meskipun diselengarakan di hotel, tetapi didanai sendiri oleh organisasi. Pelaksanaan Rakernas menghabiskan dana ratusan juta. Ini bukan untuk berlebih-lebihan. Tetapi untuk menunjukkan, bahwa SPEE FSPMI adalah organisasi besar dan modern.

Memang disinilah kelas kita, sebagai organisasi serikat pekerja yang disebut-sebuat sebagai lokomotif gerakan kaum buruh di Indonesia. Untuk mengikuti Rakernas ini, peserta dari PC dan PUK dari luar Batam yang ikut dalam Rakernas dikenakan biaya sebesar 3 juta. Sementara peserta dari Batam dikenakan biaya sebesar 1,5 juta. Kita mampu melakukan ini. Mengapa? Karena organisasi dihidupi dari iuran anggota, bukan dari uluran tangan pengusaha maupun penguasa.

Dan karena pelaksanaan Rakernas ini dibiayai dari iuran anggota, catatan pelaksanaan Rakernas ini sekaligus menjadi pertanggungjawaban. Agar mereka tahu seperti apa proses pelaksanaan Rakernas diselenggarakan. Keputusan dan gagasan apa yang dihasilkan. (Kascey)

(Bersambung)

Ini adalah catatan serial saat Tim Media FSPMI mengikuti Rakernas SPEE FSPMI di Batam dan Singapura, 19 ~ 22 April 2014)


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *