_ID_ Anita Bakri-1378519859769Karena wanita ingin dimengerti
Lewat tutur lembut dan laku agung
Karena wanita ingin dimengerti
Manjakan dia… dengan kasih sayang

 

Ketika menuliskan laporan ini, saya teringat sebuah lagu yang dipopulerkan oleh Ada Band, “Karena Wanita (Ingin Dimengerti)”. Akan tetapi, tulisan ini bukan tentang lagu. Ini adalah tentang pendidikan TOT yang diselenggarakan oleh Departemen Perempuan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Training Center FSPMI pada tanggal 6 hingga 8 September 2013.

Saya kira, bukan sekedar ingin dimengerti. Lebih dari itu, buruh perempuan Indonesia, semestinya juga diberi ruang untuk mengaktualisasikan diri. Diberikan kesempatan untuk berbhakti untuk negeri ini. Dan jika kesempatan itu ada, saya termasuk yang percaya, bahwa perempuan bisa.

Semangat itu, terpancar dari tema yang diambil dalam pendidikan kali ini: “Dengan TOT kita jadikan pekerja perempuan yang cerdas dan berloyalitas.” Tema ini cukup heroik. Setidaknya mencerminkan adanya keteguhan hati, bahwa buruh perempuan tak mau ketinggalan dalam mendedikasikan dirinya untuk perubahan.

Pendidikan TOT ini diikuti oleh 20 orang peserta, yang keseluruhannya adalah perempuan. Mereka berasal dari perwakilan SPA.

Selama 3 (tiga) hari ini, mereka belajar bagaimana cara menjadi fasilitator yang baik. “Harapannya, setelah pendidikan ini, perempuan diberi kesempatan untuk menjaditutor dalam pendidikan yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang. Khususnya untuk pendidikan dasar,” ujar Anita, salah satu panitia.

Memang, ada pepatah yang mengatakan demikian: ilmu yang tak diamalkan bagai pohon yang tak berubah. Demikian halnya pendidikan spesialis yang ditujukan untuk menjadi “pengajar” ini pun hanya akan berakhir sia-sia jika kemudian tidak dipraktekkannya. Dan tentu saja, untuk itu harus diberikan kesempatan.

Kita sering mendengar istilah, dijerumuskan. Awalnya akan sulit. Terkesan dipaksakan. Tetapi biarkanlah begitu. Pada akhirnya, setelah terbiasa, kawan – kawan perempuan ini pun akan menjadi mahir dengan sendirinya. (Kascey)

 

One Thought on “Ketika Wanita Tak Sekedar Ingin Dimengerti”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *