Tangerang, KPonline – Penolakan terhadap Produk Pemerintah, Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law Klaster Cipta Kerja, tak henti-hentinya digaungkan oleh kaum buruh.

Pemerintah berharap RUU Omnibus Law ini, diupayakan dapat meningkatkan investor asing di Indonesia dengan memberikan kemudahan dan memangkas aturan yang dapat menghambat investor dalam mengembangkan laju pertembuhan ekonomi di Indonesia.

Namun tidak bagi buruh, menurut buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Banten Bergerak (AB3) yang tergabung dari berbagai Elemen Buruh, baik dari berbagai Konfederasi, Federasi maupun organisasi buruh tingkat pabrik yang ada di Banten.

Para Pimpinan Buruh menilai bahwa RUU Omnibus Law Klaster Cipta Kerja adalah produk pemerintah paling terburuk dan mematikan kesejahteraan buruh. Karena jelas-jelas didalamnya hanyalah alat bagi pemodal untuk memeras tenaga kaum buruh.

AB3 terus menggaungkan dan menggelorakan penolakan RUU Omnibus Law Cipta Kerja, dengan mensosialisasikan bahayanya Omnibus law bagi buruh dan masyarakat dengan memberikan leaflet/selebaran ke seluruh kawasan-kawasan Industri yang ada di Banten. Diantaranya Wilayah Kota Tangerang di Kawasan Industri Jatake, Wilayah Kabupaten Tangerang di Kawasan Millenium dan Wilayah Kota Cilegon di Kawasan KIEC. Selasa (25/02/2020)

Dengan sosialisasi ini, berharap masyarakat dan buruh pun paham akan dampaknya Omnibus Law Cipta Kerja yang sangat merugikan dan menyengsarakan kita semua tidak hanya buruh tapi daya beli masyarakat pun akan menurun.

Oleh karena itu, Aliansi Buruh Banten Bergerak, meminta dukungan dari semua pihak dan masyarakat untuk ikut turun ke jalan pada aksi yang akan digelar dengan skala besar di tanggal 3 Maret nanti.

Dan dalam pernyataannya saat menghadiri Rakor Media Perdjoeangan se-Banten pekan lalu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah FSPMI Propinsi Banten Tukimin dengan tegas, akan mengerahkan massa aksi untuk all out tanpa kecuali untuk menolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja.

Kami sudah sepakat dan menyatakan sikap tegas bersama-sama aliansi dan elemen buruh se-Banten yang tergabung dalam Aliansi Buruh Banten Bergerak (AB3) untuk Menolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja dan akan menggelar aksi mogok daerah secara umum tanggal 3 Maret nanti. Ucap Tukimin

(Chuky)