IMG_00000753_editSabtu (31/8) ini, FSPMI Tangerang menggelar rapat akbar. Rapat yang dihadiri perwakilan PUK se-Tangerang ini untuk mempersiapkan aksi besar 5 September. Presiden DPP FSPMI Said Iqbal dan Ketua Umum PP SPL FSPMI Yadun Mufidz juga hadir dalam rapat ini. Kedua pimpinan FSPMI ditingkat pusat ini menjelaskan pentingnya aksi yang akan digelar pada awal September.

Yadun menegaskan, bahwa berjuang adalah fitrah manusia. Ketika masih kecil, seorang bayi harus berjuang ketika ingin makan atau minum. Bentuk perjuangannya adalah dengan menangis. Menangis itu, adalah, upaya yang dilakukan agar orangtuanya memberikan minuman kepadanya.

Begitu juga ketika sudah dewasa. Saat menginginkan upah naik, pilihannya dalah harus berjuang. Tentu saja, perjuangan manusia dewasa berbeda dengan anak kecil. Memperjuangkan kenaikan upah tidak bisa lagi dilakukan hanya dengan menangis. Sebab jika kita masih melakukan itu, sama saja nilai perjuangan kita setara dengan bayi.

Oleh karena itu, dalam rapat akbar ini, buruh Tangerang menyatakan komitmentnya untuk bergabung dengan kawan-kawan lain dari Bodetabek di Jakarta pada 5 September 2013. Mereka bertekad bulat untuk bergerak dan melawakan upah murah yang memiskinkan kaum buruh. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *