Jakarta, FSPMI – PUK SPAI FSPMI PT. Citra Motor Jakarta dan seluruh anggotanya sejumlah 27 orang sejak awal menolak pengalihan kegiatan operasional ke PT. Thamrin Brother ke Palembang berbeda badan hukum. Beberapa tahapan mogok kerja hingga perundingan yang tak kunjung membuahkan hasil akhirnya PUK mengajukan gugatan terhadap pihak manajemen.

Gugatan ke 27 orang pengurus PUK beserta anggotanya ini dibagi dalam 4 kelompok yang semuanya sudah didaftarkan berikut ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Jakarta.

Adapun kelompok 1 telah mendaftarkan gugatan pada tanggal 5 Februari 2020, dengan No perdata : 49/Pdt.Sus-PHI/2020/PN Jkt.Pst dengan tergugat PT. Citra Makmur Lestari Motorindo dijadwalkan sidang hari ini pada pukul 13.00 siang (24/2).

Selanjutnya pada kelompok 2, gugatan perkara mereka daftarkan pada tanggal 10 Februari 2020, No perkara perdata : 54/Pdt.Sus-PHI/2020/PN Jkt.Pst dengan penggugat atas nama Zahwarsah dan kawan kawan mulai disidangkan perdana pada pukul 10.00 pagi hari (24/2).

Sementara untuk kelompok 3 gugatan didaftarkan pada tanggal 13 Februari 2020 dengan nomor perkara Perdata : 61/Pdt.Sus-PHI/2020/PN Jkt.Pst diagendakan sidang pada Rabu pekan ini (27/2) pukul 10.00 pagi. Begitu juga dengan kelompok 4 telah mereka daftarkan gugatan pada 17 Februari 2020 dengan nomor perdata : 65/Pdt.Sus-PHI/2020/PN Jkt.Pst.

“Agenda hari ini adalah legal standing, penyerahan surat kuasa asli, kartu anggota dan berkas gugatan asli dan laporan lainnya.” ujar Rohman Novriansyah, salah satu pengurus dari PUK SPAI FSPMI PT. Citra Motor kepada Media Perdjoeangan senin siang usai sidang kelompok 2.

“Diinstruksikan bagi seluruh kawan anggota PUK PT. Citra Motor untuk hadir dalam setiap panggilan sidang. Semoga sidang gugatan kita berjalan dengan lancar dan diberikan kemudahan serta keputusan yang seadil-adilnya.” pungkas Rohman.

(Jim).

Categories: Headline