Bekasi, FSPMI – Bekasi sejatinya adalah akar mula di mana terbentuknya Garda Metal yang menjadi salah satu pilar di FSPMI. Dari waktu ke waktu, Garda Metal semakin berkembang dan terus membesar merambah di penjuru nusantara.

Kurang lebih 14 tahun Garda Metal telah berdiri dengan ke anggotaan di Bekasi saja sekitar 4 ribuan anggota. Tetapi saat diadakan Konsolidasi Akbar di Omah Buruh pada 23 November 2021 saja begitu banyak, padahal yang hadir belum tentu setengahnya.

Agenda yang diadakan dadakan tersebut bukan lain hanya untuk membahas persiapan aksi 25 November 2021 agar nanti Garda Metal bisa mengkondisikan pengamanan jalannya aksi

Pangkorda Garda Metal Bekasi Supriyatno
tersebut.

Adapun tuntutan Kaum Buruh dalam aksi yang akan digelar itu sebagai berikut :

– Naikan UMK 2022 sebesar 10%
– Berlakukan UMSK tahun 2021
– Tolak Undang-undang Cipta Kerja (Omnibus Law) beserta turunannya

Memang biang dari kegaduhan tanggal 25 November 2021 besok adalah SE Menaker yang mengeluarkan ultimatum kepada seluruh kepala daerah agar menjalankan penetapan kenaikan upah 2022 yang tidak boleh lebih dari 1,09 % dengan mengikuti PP 36 2021, dan sanksi pencopotan jabatan jika ada kepala daerah yang tidak menjalankan isi SK tersebut.

Selain itu biang keladi utamanya adalah Omnibus Law UU Cipta Kerja yang bersumbangsih membuka kotak pandora di mana mulai terjadinya perlawanan kaum buruh secara estafet karena dipastikan mulai UU Cipta Kerja 11/2020 tersebut dikeluarkan ke depan tidak akan ada lagi kesejahteraan bagi kaum buruh.

Hal itu membuat buruh secara nasional meradang, bahkan Aliansi Buruh Bekasi Melawan yang berisi 20 federasi serikat pekerja akan menggelar aksi daerah pada 25 November 2021 dan akan dilanjutkan dengan pemogokan nasional pada 6,7 dan 8 Desember 2021.

“Buruh saat pandemi adalah yang paling rentan terdampak Covid 19 karena tetap harus bekerja maksimal demi perusahaan. Tapi giliran upah dan kebijakan tentang kesejahteraan yang sudah ada mau dikurangi bahkan dihapus, wajar kami akan melawan,” ujar salah satu anggota Garda Metal Bekasi yang ditemui awak Media Perdjoeangan, Selasa (23/11).

Supriyatno selaku Pangkorda Garda Metal Bekasi juga sudah mengeluarkan instruksi bahwa seluruh Garda Metal Bekasi dipastikan harus turun untuk mengawal aksi yang akan dilakukan oleh Aliansi Buruh Bekasi Melawan pada Kamis 25 November 2021 besok. (Ocha)