Menghadiri Musnik PUK SPEE FSPMI PT. Epson Batam

Menghadiri Musnik PUK SPEE FSPMI PT. Epson Batam

Siapa yang paling memahami permasalahan buruh? Saya kira kita semua tahu jawabannya. Yang paling memahami permasalahan kaum buruh, tidak lain dan tidak bukan adalah buruh itu sendiri.

Jika kemudian hal ini kita kaitkan dengan peran dan fungsi wakil rakyat, kira-kira akan ada pertanyaan seperti ini: Apabila dari wakil rakyat (anggota DPRD/DPR) tidak ada yang merepresentasikan suara kaum buruh, mungkinkah mereka akan benar-benar peduli dan mengerti terhadap permasalahan kaum buruh?

Wajar saja jika kita meragukannya. Sebab hal itu berkaitan dengan latar belakang dan jejak rekam perjalanan kehidupan seseorang. Seorang dokter memiliki kapasitas menjadi dokter karena ia lulusan fakultas kedokteran. Seorang advokat memiliki kharisma sebagai pengacara, karena memang ia lulusan fakultas hukum. Begitu juga fakultas pendidikan yang melahirkan seorang guru.

Bisa saja, misalnya, seorang guru melakukan pembelaan selayaknya advokat. Seorang advokat barangkali bisa mengobati orang sakit seperti halnya dokter. Tetapi tentu saja, hal itu bukan keahliannya. Sama halnya, ketika aspirasi buruh di parlemen diwakili oleh orang yang tidak memiliki latar belakang buruh. Tetapi tentu saja, pemahaman mereka akan sangat terbatas.

Serahkan pada ahlinya. Saya kira ini bukan nasehat biasa. Sudah terbukti dalam sejarah: ketika suatu urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka sesungguhnya kita semua tinggal menunggu kehancurannya.

Jika kepentingan kaum buruh ingin diutamakan dalam sebuah proses pengambilan keputusan, maka yang perlu dilakukan adalah dengan memenangkan caleg kader buruh dalam pemilu 2014 mendatang.

Hal ini sejalan dengan keputusan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) yang telah merekomendasikan kader terbaiknya sebagai caleg. Karena ini adalah keputusan organisasi, sudah barang tentu mereka yang direkomendasikan adalah orang-orang yang oleh organisasi dianggap layak dan mumpuni. Oleh karena itu harus dibaca, ini adalah bagian dari strategi organisasi dalam upaya untuk mewujudkan cita-cita perjuangannya.

Saya, Frezi Anwar, adalah salah satu dari kader FSPMI yang direkomendasikan itu. Sebagai caleg untuk Propinsi Kepri dari Partai HANURA dengan Nomor Urut 3 dari Dapil Batam C Sei Beduk, Bulang, Galang dan Nongsa). Dan oleh karena saya sebagai caleg atas rekomendasi FSPMI, saya akan memadukan antara Visi dan Misi FSPMI dengan Visi dan Misi Partai Hanura. Meskipun demikian, saya akan tetap tunduk kepada garis kebijakan yang telah ditetapkan oleh organisasi FSPMI.

Saya kira ada beberapa hal yang  bisa dilakukan anggota legislatif untuk kaum buruh. Misalnya, mendorong peningkatan kualitas hubungan industrial, APBD untuk pendidikan dan perumahan pekerja serta peningkatan kesejahteraan, baik melalui upah maupun non upah.

Semua itu bisa diwujudkan, asalkan ada komitment untuk mewujudkannya. Komitment bukanlah sesuatu yang instan, berbeda dengan pencitraan yang bisa ditumbuhkan hanya dalam kurun waktu beberapa bulan.

Tanpa bermaksud menyombongkan diri, saya kira komitment perjuangan terhadap kaum buruh sudah dimikiki olah caleg kader buruh, jauh-jauh hari. Amanah yang diberikan saya dua periode berturut-turut sebagai Ketua PUK, berlanjut menjadi Sekretaris PC dan wakil buruh dalam LKS Tripartit Kota Batam, saya kira mengkonfirmasi akan hal itu. Jika caleg lain baru sebatas janji untuk memperjuangkan aspirasi kaum pekerja, saya bahkan sudah beberapa tahun yang lalu melakukannya: susah maupun senang, hari-hari saya selalu bersama-sama dengan mereka. (Kascey)

.

Artikel Terkait:

– Frezi Anwar: “Sebab Setiap Perubahan Harus Diperjuangkan”

– Frezi Anwar: “Hasil Nyata Perjuangan Serikat Pekerja”

– Frezi Anwar: “Menjadi Penyambung Aspirasi Kaum Buruh”

– Frezi Anwar: “Urusan Pekerja, Serangkan Pada Ahlinya”


2 Comments

Frezi Anwar: “Menjadi Penyambung Aspirasi Kaum Buruh” | FSPMI · September 10, 2013 at 10:13 am

[…] – Frezi Anwar: “Urusan Pekerja, Serangkan Pada Ahlinya” […]

Frezi Anwar: “Hasil Nyata Perjuangan Serikat Pekerja” | FSPMI · September 16, 2013 at 8:39 am

[…] – Frezi Anwar: “Urusan Pekerja, Serangkan Pada Ahlinya” […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *