imagesMenko Perekonomian Hatta Rajasa meminta masyarakat yang bekerja sebagai buruh dan berserikat agar menahan diri untuk tidak terlalu menuntut kenaikan gaji di tengah situasi ekonomi yang masih tertekan.

“Dalam situasi ekonomi masih tertekan, ada baiknya kita menahan diri dulu. Jangan sampai usahanya kedodoran semua, malah banyak yang lay off kan repot kita,” ujar Hatta di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (12/11/2013).

Sebagaimana diketahui, satu dari empat serikat pekerja terbesar di Indonesia terus melakukan aksi mogok dan demonstrasi menuntut perbaikan upah minimum. Seperti salah satunya yang terjadi di ibu kota Jakarta.

Berulang kali kantor Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dikepung massa dari serikat buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) serta serikat buruh lain.

Menanggapi aksi-aksi tersebut, Hatta meminta agar para buruh bersyukur bahwa kenaikan upah minimum sudah lebih tinggi dari inflasi.

“Saya harapkan terjadi kesepakatan, itu saja harapan saya, toh naik. Kita syukuri dulu ada kenaikan melebihi inflasi, mempertimbangkan KHL, mempertimbangkan juga inflasi,” katanya lagi.

Meski demikian, ia mengaku mengerti kebutuhan buruh. “Saya paham apa yang dituntut kawan-kawan buruh, tapi juga dalam situasi seperti ini penting untuk mencari titik temu,” pungkasnya.

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2013/11/12/2041167/Hatta.Rajasa.Para.Buruh.Bersyukurlah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *