Ramadhan memang bukan alasan untuk menghentikan kegiatan. Justru sebaliknya, ini adalah bulan baik untuk meningkatkan amalan. Apalagi setiap kebaikan yang kita perbuat, pahalanya akan dilipatgandakan.

1074510_4560512150167_1641972340_o

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk memaksimalkan berkah Ramadhan. Salah satunya adalah dengan menyelenggarakan kegiatan buka puasa bersama. Seperti yang dilakukan kawan-kawan Forum Komunikasi Jababeka – FSPMI pada hari Minggu kemarin, misalnya. Selain menyelenggarakan buka puasa bersama, dalam kesempatan ini juga dilakukan santunan untuk anak yatim. Sebuah wujud kepedulian sosial yang sangat tinggi, bahwa buruh juga menaruh empati dan kepedulian terhadap saudara-saudaranya yang membutuhkan.


Di Surabaya, kawan-kawan SPAI FSPMI Surabaya, pada tanggal 20-21 Juli 2013 kemarin menyelenggarakan Pesantren Buruh Metal. Kegiatan yang diberi tema, “Bergerak dan Berjihad untuk Keadilan Sosial” ini, diikuti peserta dari berbagai unit kerja FSPMI dari Surabaya dan sekitarnya.

Hari ini, Senin, 22 Juli 2013, mereka juga membuka Posko Pengaduan THR di LBH Surabaya, Jawa Timur.

1077670_4473960947116_718762261_oSementara itu, FSPMI Tangerang merencanakan kegiatan buka puasa bersama pada hari Sabtu (27/7) nanti dengan mengusung tema: Ngabuburit Bareng BuseRR. BuseRR adalah sayap politik kaum buruh di Tangerang untuk mensukseskan kader buruh yang diusung sebagai caleg dalam pemilu 2014 nanti. Ya, acara akan diisi dengan diskusi seputar politik. Ini selaras dengan apa yang telah diputuskan FSPMI: Go Politik!

FSPMI juga akan melakukan “hajatan besar” dengan mengepung PT. Asahimas Flat Glass di Kawasan Industri Indotaisei Sektor 1 A, pada tanggal 23 Juli, besok. Sebagaimana yang diinstruksikan oleh DPP FSPMI, aksi ini akan melibatkan 30.000 ribu kaum buruh dari Jabodetabek dengan tututan: (1) Pekerjakan kembali 53 orang pekerja yang di PHK sepihak oleh management perusahaan, dan (2) pekerjakan kembali 377 orang pekerja outsourcing yang ter-PHK dengan status pekerja tetap PT. Asahimas.

Tentu saja, apa yang disampaikan di atas hanya beberapa diantaranya. Masih banyak hal lain, yang karena keterbatasan tidak tercatat.

Ramadhan memang bukan alasan untuk menghentikan kegiatan. Sebab jika kita berkaca pada sejarah, banyak kemenangan kaum muslimin yang diperoleh dibulan ini. Semoga kita termasuk kaum yang juga akan mendapatkan kemenangan itu. (kascey)

 


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *