Pertanyaan ini terdengar sederhana. Tetapi bila kita cermati lebih dalam, sesungguhnya sangat serius : Apakah anda sudah terdaftar sebagai pemilih dalam Pemilu 9 April 2014?

Saat launching caleg buruh di Puri Ardhya Garini, Jakarta Timur. Foto: Fb Indo Buruh
Saat launching caleg buruh di Puri Ardhya Garini, Jakarta Timur. Foto: Fb Indo Buruh

Nah, untuk menjawab pertanyaan itu, silahkan cek nama Anda di link ini: https://data.kpu.go.id/dps.php. Atau, Anda juga bisa klik di SINI.

Jika ternyata nama Anda belum terdaftar,  segera hubungi RT, RW, atau PPS setempat untuk mengajukan sebagai Daftar Pemilih Tambahan.

Mengapa daftar pemilih ini serius? Karena ini adalah bagian penting dalam proses Go Politik yang sedang kita lakukan. Percuma kita berkomitment untuk memenangkan kader buruh, jika nama kita ternyata tidak terdaftar sebagai pemilih. Jadi, sekali lagi, silahkah cek hak pilih Anda. Selagi masih ada waktu untuk memastikan hak pilih kita tidak hilang.

Seperti kita ketahui bersama, pada tanggal 1 Juli 2013 yang lalu Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) melaunching caleg buruh yang direkomendasikan organisasi. Acara itu sendiri berlangsung di Puri Ardhya Garini, Jakarta Timur, dengan dihadiri lebih dari dua ribu peserta. Tentu saja, sebagai buruh yang cerdas dan memahami politik, kita tidak akan melewatkan begitu saja momentum pemilihan wakil rakyat ini. Agar kelak, aspirasi kaum buruh bisa terwakili.

Dalam acara launching tersebut, terdapat 32 (tiga puluh dua) nama caleg buruh yang direkomendasikan FSPMI. Mereka tersebar di 10 (sepuluh) wilayah. Masing-masing adalah Bogor, Tangerang, Bekasi, Karawang, Cimahi, Jawa Timur, Kepri, Bintan, Karimun, dan Sumatera Utara.

Dalam acara launching caleg buruh yang dilaksanakan bertepatan dengan pemutaran perdana film Working Class Heroes di Indonesia ini seolah hendak menegaskan kepada para caleg buruh, bahwa mereka menjadi seperti yang sekarang karena dukungan kaum buruh. Jika kelak mereka terpilih sebagai anggota legislatif, pada hakekatnya hal itu hanya untuk melanjutkan perjuangan kaum buruh.

“Jadilah pahlawan untuk kaum buruh,” begitu kira-kira pesan yang hendak kita sampaikan kepada mereka.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *