Bekasi, KPonline – Aliansi Buruh Bekasi Melawan (BBM) pada sore hari ini, Jumat (3/12/2021) mulai pukul 16.00 WIB, berkumpul untuk rapat di Sekretariat FSPMI Bekasi. 

Dihadiri perwakilan dari 20 Federasi Serikat Pekerja Kabupaten/Kota Bekasi diantaranya FSP KEP SPSI, GSBI, FSP RTMM SPSI, FSP LEM SPSI,KSBSI, FGSPB, SPTP, FPBI,PPMI,KASBI,FSB Bekasi, SGBN, FSBDSI, SPN, FSP KEP KSPI,FARKES Reformasi, ASPEK INDONESIA, GSPMII,FSP PPMI SPSI, FSPMI .

Dalam rapat hari ini menyetujui hasil rapat Aliansi Buruh Jabar yang dilakukan di Purwakarta bahwa ketua Koordinator Aliansi Buruh Bekasi Melawan (BBM) adalah Sarino, SH., MH. dari FSPMI.

Rapat ini juga untuk menindaklanjuti hasil aksi perjuangan upah sebelumnya di Gedung Sate Jawa Barat yang sangat mengecewakan. Tidak hanya hasil yang mengecewakan bahkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sekali pun tak mau menemui para buruh  yang berbondong- bondong datang dari berbagai Kabupaten/Kota di Jawa Barat yang hadir di kantor gubernur Jawa Barat. 

Para buruh yang juga melakukan longmarch kepanasan pada siang hari di bawah teriknya matahari dan sore nya diguyur hujan hingga malam hari. 

Meski cuaca demikian panas, hujan basah kuyup, tak menghalangi semangat buruh untuk memperjuangkan upahnya. 

Masih dengan semangat berjuang akhirnya hari ini dilaksanakan rapat untuk persiapan aksi unjuk rasa nasional 7 – 10 Desember 2021. 

Rapat hari ini menghasilkan pernyataan sikap Aliansi Buruh Bekasi Melawan sebagai berikut :

Aliansi Buruh Bekasi Melawan yang terdiri dari 20 Federasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh di Kabupaten/Kota Bekasi menyatakan sikap :

1. Akan melakukan Aksi Unjuk Rasa Daerah yang melibatkan seluruh buruh Kabupaten/Kota Bekasi pada tanggal 7 sd 10 Desember 2021

2. Memjnta Gubernur Jawa Barat agar merevisi SK UMK 2022 Kabupaten/kota Bekasi dengan kenaikan sebesar 7.85%

3. Gubernur Jawa Barat dan Menakertrans agar bertanggung jawab atas kerugian ekonomi yang disebabkan oleh aksi unjuk rasa yang kami lakukan.

Semoga apa yang diharapkan buruh untuk upah yang lebih baik dapat tercapai. Dan apa yang dihasilkan dalam rapat hari ini akan direalisasikan dalam aksi minggu depan dan akan dikonsolidasikan ke anggota besok hari Sabtu, 4 Desember 2021 di Omah Buruh Bekasi.